News

Survei Charta Politika: 68,4℅ Masyarakat Puas Kinerja Jokowi-Ma'ruf Amin

Pemerintah Jokowi-Ma'ruf masih dikatakan baik dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya. 

Survei Charta Politika: 68,4℅ Masyarakat Puas Kinerja Jokowi-Ma'ruf Amin
Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin saat menghadiri Penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Buku Daftar Alokasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa Tahun 2022 di Istana Negara, Jakarta, Senin, (29/11/2021).  Presiden memandang bahwa APBN tahun 2022 memiliki peran sentral. Sebagai pemegang presidensi G20, Indonesia harus menunjukkan kemampuan dalam menghadapi perubahan iklim, terutama dalam pengurangan emisi dan gerakan perbaikan lingkungan secara berkelanjutan.  (Lukas/ BPMI)

AKURAT.CO, Lembaga Survei Charta Politika merilis hasil survei terbaru terkait kinerja Pemerintahan Joko Widodo dan K.H Ma'ruf Amin usai acara Rakernas Pro Jokowi (Projo) beberapa waktu lalu. 

Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya mengatakan, 68,4 persen masyarakat puas dengan kinerja pemerintahan saat ini.  Artinya pemerintah Jokowi-Ma'ruf masih dikatakan baik dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya. 

"Angka kinerja pemerintahan pusat saat survei dilakukan angkanya 68,4 persen menyatakan sangat puas dan cukup puas, sedangkan yang menyatakan kurang puas dan tidak puas sama sekali ini 30,0 persen, " kata Yunarto dalam paparan nya secara virtual, Senin (13/6/2022). 

baca juga:

"Angka ini bisa dikatakan kalau menggunakan di raport biru raport merah selama di atas 60 persen saya pikir ini masih bisa dikatakan ini angka yang cukup baik," sambungnya. 

Jika dilihat berdasarkan tingkatan per wilayah, capaian kinerja Jokowi dilihat baik di Provinsi Jawa Tengah dan Yogyakarta dengan persentase sebanyak 83,0 persen. 

Lalu, diikuti Provinsi Bali, NTB, dan NTT dengan tingkat kepuasan sebesar 78,3 persen, kemudian diikuti Provinsi Jawa Timur sebanyak 76,3 persen. 

"Ada tiga wilayah kalau kita coba breakdown dari Sumatera, Maluku, Papua ada tiga wilayah yang tertinggi menyatakan kepuasan gabungan antara angka sangat puas dan cukup puas terhadap kinerja dari pemerintahan Jokowi. Pertama adalah Jawa Tengah dan DIY (83,0 persen), kedua Bali NTB NTT (78,3 persen) cukup tinggi hipotesanya karena mungkin geliat pariwisata yang mungkin bangkit kembali. Ketiga adalah Jawa timur (76, 3persen)," ujar Yunarto. 

Kata Yunarto, ketiga provinsi ini merupakan basis atau lumbung suara Jokowi ketika terpilih menjadi Presiden dalam periode keduanya.  Namun, hal itu justru belum berdampak pada daerah-daerah di Provinsi Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi. 

"Memang ini adalah tiga wilayah yang menjadi basis atau lumbung suara dari Jokowi. Pertama adalah pemahaman perilaku rasional memang mereka merasa cukup puas, tapi kedua juga bisa dikaitkan dengan rasa partisanship atau rasa dukungan terhadap Jokowi-Maruf, " ucap dia.