News

Survei Charta Politika: 60% Pemilih PDIP Inginkan Ganjar Pranowo Maju Nyapres 2024

Lembaga survei Charta Politika merilis hasil survei soal popularitas dan elektabilitas sejumlah tokoh nasional.

Survei Charta Politika: 60% Pemilih PDIP Inginkan Ganjar Pranowo Maju Nyapres 2024
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (Dokumen Humas Jawa Tengah)

AKURAT.CO Lembaga survei Charta Politika merilis hasil survei soal popularitas dan elektabilitas sejumlah tokoh nasional. Hasilnya, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mencuat di posisi teratas sebagai calon presiden (capres) di 2024 yang diinginkan pemilih sejumlah partai besar.

Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya mengatakan, mayoritas pemilih PDI Perjuangan menginginkan Ganjar Pranowo maju sebagai capres. Adapun jumlahnya mencapai 60 persen.

"PDI Perjuangan bisa dikatakan mayoritas 60 persen dari pemilih PDI Perjuangan itu menyatakan memilih Pak Ganjar Pranowo," ujar Yunarto saat merilis hasil survei secara daring, Selasa (21/12/2021).

baca juga:

Sementara di Partai Golkar, Ganjar meraih angka 26,5 persen. Meskipun partai berlambang pohon beringin itu sudah mempunyai kandidat capres sendiri yakni Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartanto, yang hanya memperoleh 4,4 persen.

"Beberapa temuan menarik yaitu Pak Ganjar Pranowo bersaing dengan pemilih PKB yang menyatakan memilih Anies Baswedan," ucap Yunarto.

Yunarto melanjutkan, di PKB, Ganjar memimpin perolehan persentase 31 persen. Disusul Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dengan angka 26 persen dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawangsa sebanyak 13 persen.

"Partai NasDem terbelah masih karena memang masih dua tahun (lagi) dan belum dipanaskan," kata Yunarto.

Dia menyebutkan, Ganjar meraih angka 32,7 persen di pemilih NasDem. Jumlah tersebut unggul dari Anies Baswedan yang meraup angka 13,5 persen.

Survei ini dilakukan pada 29 November-6 Desember 2021. Survei dilakukan terhadap 1.200 responden yang tersebar di seluruh Indonesia.

Adapun survei tersebut menggunakan multistage random sampling dengan tingkat kepercayaan 95 persen. Survei tersebut memiliki margin of error sekitar 28,3 persen. []