News

Survei Capres Indikator: Prabowo-Ganjar-Anies 3 Besar, Pemilih Jokowi Lari ke Ganjar

Hasil survei Indikator Politik Indonesia mencatat tiga besar calon presiden dengan elektabilitas tertinggi.


Survei Capres Indikator: Prabowo-Ganjar-Anies 3 Besar, Pemilih Jokowi Lari ke Ganjar
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (Dokumen Humas Jawa Tengah)

AKURAT.CO Hasil survei Indikator Politik Indonesia mencatat tiga besar calon presiden dengan elektabilitas tertinggi.

Nama-nama tersebut yakni Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menduduki posisi pertama, disusul pada posisi kedua, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan pada posisi ketiga ada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Demikian diungkapkan dalam hasil survei berjudul "Kinerja Presiden, Pemulihan Ekonomi Pasca-Pandemi dan Peta Elektoral Terkini".

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi mengatakan, Prabowo memiliki angka elektabilitas tertingggi sebagai calon presiden dengan angka 23,7 persen. Ganjar di urutan kedua dengan angka 20,9 persen, selanjutnya Anies di urutan ketiga dengan angka elektabilitas sebesar 15,1 persen.

Beberapa nama menduduki urutan berikutnya, secara berurutan yakni Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dengan elektabilitas 5,1 persen, Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno dengan angka 4,6 persen, Ketum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono 3,3 persen, mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti 2 persen, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa 1,7 persen dan Mensos Tri Rismaharini 1,7 persen.

Burhanuddin Muhtadi mengatakan, elektabilitas Ganjar kemungkinan besar berasal dari pemilih Joko Widodo (Jokowi) pada pemilu 2019.

"Pemilih Pak Jokowi lari ke Ganjar. Ganjar nomor dua. Selisihnya tak jauh dengan Pak Prabowo, Anies ketiga," ujar Burhanuddin dalam pemaparan survei yang disiarkan langsung melalui YouTube Indikator Politik Indonesia, Minggu (5/12/2021).

Meski konsisten di urutan paling atas, kata dia, elektabilitas Prabowo tidak terpaut jauh dari Ganjar yang berada pada posisi kedua dalam hasil survei. 

"Jadi survei rutin yang kami gelar menemukan pola di mana Pak Prabowo masih di peringkat pertama, tetapi tidak signifikan terutama dibanding elektabilitas Ganjar Pranowo," katanya.