Ekonomi

Survei BI: Konsumen Masih Optimis dengan Ekonomi Indonesia

Optimisme konsumen pada Juli 2022 yang terjaga ditopang oleh tetap kuatnya ekspektasi terhadap kondisi ekonomi ke depan.

Survei BI: Konsumen Masih Optimis dengan Ekonomi Indonesia
Suasana gedung Bank Indonesia di Jakarta Pusat, Rabu (14/8/2019). Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti mengatakan, Bank Indonesia memiliki beberapa instrumen termasuk yang sifatnya hedging instrumen seperti Domestic Non Delivery Forward (DNDF). Instrumen transaksi DNDF ini memberikan alternatif lindung nilai bagi pelaku pasar, sehingga mengurangi demand di pasar spot. (AKURAT.CO/Dharma Wijayanto)

AKURAT.CO, Survei Konsumen Bank Indonesia (BI) mengindikasikan optimisme konsumen terhadap kondisi ekonomi pada Juli 2022 tetap terjaga.

"Hal tersebut tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Juli 2022 sebesar 123,2, tetap berada dalam zona optimis (indeks >100) meski tidak setinggi indeks pada bulan sebelumnya sebesar 128,2," ujar Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono di Jakarta, Senin (8/8/2022).

Dia menuturkan, optimisme konsumen pada Juli 2022 yang terjaga ditopang oleh tetap kuatnya ekspektasi terhadap kondisi ekonomi ke depan, terutama ekspektasi terhadap penghasilan.

baca juga:

"Pada Juli 2022, ekspektasi konsumen terhadap perkiraan kondisi ekonomi 6 bulan ke depan terpantau tetap kuat, tercermin dari Indeks Ekspektasi Kondisi Ekonomi (IEK) Juli 2022 sebesar 135,5, masih berada pada level optimis (>100), meskipun menurun dari 141,8 pada Juni 2022," jelasnya.

Tetap kuatnya ekspektasi konsumen terhadap kondisi ekonomi ke depan, lanjutnya, terutama ditopang oleh ekspektasi terhadap penghasilan yang sedikit termoderasi sebesar -2,4 poin menjadi 138,3 pada Juli 2022.

"Konsumen juga mempersepsikan kondisi ekonomi saat ini tetap baik, meski sedikit menurun dari capaian pada bulan sebelumnya," pungkasnya.[]

Lihat Sumber Artikel di Warta Ekonomi Disclaimer: Artikel ini adalah kerja sama antara AkuratCo dengan Warta Ekonomi. Hal yang berkaitan dengan tulisan, foto, video, grafis, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab dari Warta Ekonomi.
Sumber: Warta Ekonomi