Tech

Surge: Sisi Lain Pandemi bagi Transformasi Digital dan Pentingnya Internet Berkualitas bagi Pelaku UMKM

Surge mengatakan ada banyak potensi pertumbuhan bisnis yang terdorong denganpeningkatan pemanfaatan digital selama pandemi, salah satunya pelaku UMKM


Surge: Sisi Lain Pandemi bagi Transformasi Digital dan Pentingnya Internet Berkualitas bagi Pelaku UMKM
Hermansjah Haryono, CEO Surge Digital Ecosystem (DOKUMEN)

AKURAT.CO CEO Tak bisa dihindari ada sisi lain yang perlu ditengok dari dampak yang diakibatkan oleh pandemi yang melanda Indonesia lebih dari satu tahun lalu. Di saat hampir semua sektor mengalami tantangan hebat dengan kondisi yang terjadi, transformasi digital justru bergerak begitu cepat selama setahun terakhir. Dengan sebagian besar kegiatan bekerja, sekolah dan beribadah dilakukan di rumah, masyarakat kian terdorong untuk memanfaatkan layanan digital untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Hermansjah Haryono, CEO Surge Digital Ecosystem (IDX code: WIFI), perusahaan ekosistem digital terdepan di Indonesia mengatakan ada banyak potensi pertumbuhan bisnis yang terdorong denganpeningkatan pemanfaatan digital selama pandemi, salah satunya bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

“Di masa ini, tidak hanya masyarakat yang kemudian memanfaatkan platform digital lebih banyak, tetapi juga para pelaku usaha termasuk UMKM yang dituntut secara cepat mengadopsi strategi baruagar dapat terus bertahan dan bertumbuh secara bisnis. Konektivitas dan layanan internet menjadi modal utama yang mereka butuhkan untuk bertahan dan berkembang, tapi sayangnya masih terkendala dengan biaya yang cukup tinggi,” jelas Hermansjah.

Dari pengalamannya selama lebih dari 20 tahun di industri telekomunikasi digital, dan pernah didaulat sebagai Commercial Director for Pacific Hub Region at Digicel Group dan VP for New Business, Enterprise, International Business & Trade Marketing di Hutchison 3 Indonesia, Hermansjah melihat perlu adanya suatu solusi komprehensif untuk mengatasi persoalan ini. Pelaku usaha UMKM memerlukan bantuan, kesempatan kolaborasi, dan infrastruktur digital yang mendukung agar potensi pertumbuhan bisnis mereka dapat terus memberikan hasil positif dalam jangka panjang. Hal ini yang juga terus mengilhami Hermansjah untuk mendorong pengembangan perusahaan yang dipimpinnya, Surge, sebagai sebuah ekosistem digital yang menawarkan one stop solution bagi setiap kebutuhan digital di Indonesia.

Ekosistem digital Surge terdiri dari tiga pilar, yaitu solusi teknologi digital untuk kebutuhan harian (daily needs), layanan media dan hiburan (media and entertainment), dan infrastruktur konektivitas (connectivity). Melalui ekosistem ini, Surge akan mampu memenuhi kebutuhan dan menciptakan peluang lebih besar bagi para pelaku usaha, baik untuk skala besar maupun kecil. Inilah misi yang diusung Hermansjah dalam menahkodai Surge, melalui inovasi dan ekosistem yang ditawarkan mampu mendukung pertumbuhan bisnis para pelaku usaha yang berkolaborasi dan juga meningkatkan ekonomi digital Indonesia.

Hermansjah yang turut memimpin Surge melantai di bursa akhir tahun lalu ini menekankan, Surge fokus pada teknologi bergerak, yang tidak hanya bermanfaat secara bisnis, tetapi juga kepentingan publik. “Seperti yang saat ini sedang kami fokuskan melalui pembangunan jaringan fiber optik disepanjang ruas jalur kereta api di sepanjang area Jawa dan Sumatera. Lewat jaringan ini, para pelaku usaha UMKM dapat memanfaatkan jaringan internet berkualitas yang disediakan untuk mengembangkan bisnis mereka secara digital. Surge juga mempersiapkan teknologi beserta pengembangan aplikasi untuk membantu lini distribusi di bisnis UMKM. Selain itu, masyarakat umum juga akan dapat memanfaatkannya untuk kebutuhan sehari-hari mereka, seperti bekerja, belajar, mengakses berita hingga hingga menikmati konten hiburan,” jelas Hermansjah.

Untuk wilayah Jawa, Surge sedang dalam tahapan pemasangan sepanjang 2.800 km jaringan fiberoptik sebesar 144 cores yang akan melahirkan jaringan internet gratis dengan kecepatan 1 Gbps dipusat-pusat keramaian seperti stasiun Kereta dan Pasar Modern. Karena dibangun di sepanjang jalur kereta api, penyebaran titik-titik internet yang bisa dimanfaatkan pun semakin luas dan menyebar di tengah pusat keramaian langsung. Tidak hanya kota-kota besar seperti Bekasi, Bogor, Bandung, Yogyakarta, Malang, dan Surabaya tetapi juga kota-kota kecil seperti Tasikmalaya, Cilacap, Lamongan, Banyuwangi dan lain sebagainya. “Diharapkan nantinya dengan pembangunan fiber optik dan tersedianya layanan internet berkualitas akan membangkitkan UMKM dan masyarakat umum baik di kota-kota maupun kecamatan atau desa yang dilalui,” lanjut Hermansjah.

Lewat internet berkualitas, pelaku UMKM dapat memperluas jangkauan pasar dari produk atau jasa yang ditawarkan melalui banyak medium tanpa harus mengeluarkan biaya tambahan. Dengan demikian, mereka fokus untuk menghasilkan produk atau jasa terbaik bagi pasar.

Surge juga sangat terbuka berkolaborasi dengan berbagai pihak melalui misi yang sama untuk membantu geliat ekonomi pelaku usaha mikro dan bersama-sama mendorong Indonesia menuju pertumbuhan ekonomi yang lebih bergairah. “Semakin banyak stimulus yang diberikan, tidak hanya dari pemerintah tetapi juga pelaku bisnis lainnya terhadap UMKM, tentunya akan berkontribusi aktif dalam mendorong pemulihan ekonomi di Indonesia. Kami harapkan setiap kilometer dari jaringan yang kami bangun dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat sekitar dan juga dorongan ekonomi bagi daerah setempat,” tutup lulusan magister bisnis dari Cleveland State University, Ohio ini. [Adv]