News

Surat Suara Tercoblos, TKN: Sengaja Dilakukan Oknum yang Ingin Merugikan Kami


Surat Suara Tercoblos, TKN: Sengaja Dilakukan Oknum yang Ingin Merugikan Kami
Petugas saat melakukan pelipatan surat suara pemilihan presiden di KPUD Jakarta Barat, Kebon Jeruk, Jakarta, Selasa (19/2/2019). KPUD Jakarta Barat melakukan pelipatan dan penyortiran surat suara presiden yang akan digunakan dalam pencoblosan pemilu pada 17 April 2019 nanti. Petugas yang dikerahkan untuk pelipatan surat suara presiden sebanyak 75 orang dan akan terus bertambah hingga pelipatan surat suara DPR RI. (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO, Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin merasa dirugikan atas beredarnya video surat suara yang sudah dicoblos di Selangor Malaysia.  

"Kami merasa sudah dirugikan dan berpotensi besar (pencoblosan surat suara) sengaja dilakukan oknum yang ingin merugikan kami," kata Sekretaris TKN di Malaysia Dato M. Zainul Airifin dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis (11/4/2019).

Ia mengatakan, pihaknya meminta KPU melalui tugas dan kewenangannya dalam hal ini tupoksi panitia pemilihan luar negeri (PPLN) harus bersifat netral didalam menyelenggarakan pemilihan hingga perhitungan suara pada 17 April 2019 mendatang.

TKN juga meminta Bawaslu untuk berkoordinasi dengan Polisi Malaysia dalam menindak lanjuti kejadian ini.Dan harus turun ke Kuala Lumpur langsung, jadi tidak hanya menerima laporan dari anak buahnya.


"Bawaslu jangan hanya mendengar laporan dari bawah yang belum tentu kebenarannya," ucap Zainul.


Sebelumnya, beredar tiga potongan video berdurasi singkat yang terjadi di Malaysia yang berisi sejumlah kertas suara Pemilu 2019 yang sudah dicoblos.Padahal pemungutan suara pemilu di Malaysia baru dilaksanakan pada14 April 2019 mendatang.


Salah satu video, terlihat dua wanita sedang melakukan pencoblosan terhadap surat suara dengan tenang meski aksinya direkam video. Di potongan video lain, seseorang menunjukkan surat suara telah tercoblos untuk caleg partai tertentu dan pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Jokowi-Ma'ruf Amin.

Di dalam video juga tampak belasan atau puluhan karung putih serta plastik hitam berukuran besar yang di dalamnya berisi surat suara pemilu.

KPU dan Bawaslu menyatakan tengah mengusut kebenaran video tersebut.
[]