Entertainment

Support Dwi Sasono, Lukman Sardi: Kesalahan adalah Pelajaran Berharga


Support Dwi Sasono, Lukman Sardi: Kesalahan adalah Pelajaran Berharga
Lukman Sardi saat ditemui di kawasan Plaza Indonesia, Jakarta Pusat, Selasa (12/11). (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO, Aktor Lukman Sardi menunjukkan dukungan untuk Dwi Sasono yang tersandung kasus narkoba.

Lukman membagikan foto kebersamaannya dengan Dwi saat membintangi film Wiro Sableng di Instagram pribadinya.

Menyertai foto tersebut, Lukman menuliskan bahwa apa yang dihadapi Dwi merupakan suatu proses perjalanan hidup.

Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh Lukman Sardi (@lukmansrd) pada

Sebagai sahabat, Lukman mengenal Dwi sebagai sosok ayah dan suami yang luar biasa untuk keluarga.

"Perjalanan hidup memang misteri. Ada kebenaran, ada kesalahan yang dibuat sebagai manusia. Apa yang benar harus dilanjutkan, dan sebuah kesalahan adalah pelajaran berharga," ujar Lukman Sardi, dikutip pada Selasa (2/6).

"Lo @dwisasono adalah sahabat yang sangat baik buat gue. Ayah dan suami yang luar biasa," imbuhnya.

Lukman berharap agar Dwi dapat memetik pelajaran hidup dari masalah tersebut.

"Be strong bro, and ini adalah sebuah perjalanan hidup yang harus dihadapi dan menjadi sebuah pelajaran berharga untuk kita semua," lanjutnya.

Lukman juga berpesan untuk Dwi agar terus berdoa dan semakin mendekatkan diri, pada Sang Pencipta.

"Berdoa padaNya adalah sumber kekuatan, Love you bro. Peluk erat untuk @widimulia dan anak-anak," doa Lukman.

Tak lupa, Lukman juga mendukung agar Dwi mendapat rehabilitasi.

"#dwirehab #rehab #dwibaik #sahabat #KamuTidakSendiri," tutupnya.

Dwi Sasono ditangkap Satres Narkoba Polres Jakarta Selatan pada 26 Mei 2020 di kediamannya di kawasan Pondok Labu, Jakarta Selatan.

Suami Widi Mulia itu ditangkap dengan barang bukti berupa ganja seberat 16 gram yang disembunyikan di atas lemari.

Saat dihadirkan dalam kesempatan rilis kepolisian, Dwi mengakui perbuatannya memang salah. Dwi juga menyatakan dirinya hanyalah korban.

Dwi mengaku mulai pakai ganja selama satu bulan terakhir. Dwi beralasan itu hanya untuk mengatasi sulit tidur dimasa pandemi COVID-19.

"Saya berterimakasih teman-teman kepolisian yang mengurus dengan baik di sini. Betul saya memakai, ketergantungan, saya salah. Saya bukan orang jahat, saya bukan pengedar, saya bukan penipu, saya bukan kriminal. Saya korban," kata Dwi Sasono di Polres Jakarta Selatan, Senin (1/6).[]