News

Sunny Pendiri PSI Gabung ke Anies Buat Pendukung Anies Makin Berani Bersuara

Analis politik Universitas Paramadina, Hendri Satrio mengungkapkan bahwa tersiarnya kabar pendiri Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Sunny Tanuwidjaja yang bergabung dengan barisan penyokong Anies Baswedan di Pilpres 2024 akan melahirkan tren baru.


Sunny Pendiri PSI Gabung ke Anies Buat Pendukung Anies Makin Berani Bersuara
Pengamat Komunikasi Politik Hendri Satrio (Yudi Permana)

AKURAT.CO, Analis politik Universitas Paramadina, Hendri Satrio mengungkapkan bahwa tersiarnya kabar pendiri Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Sunny Tanuwidjaja yang bergabung dengan barisan penyokong Anies Baswedan di Pilpres 2024 akan melahirkan tren baru. Tren baru itu, kata dia menguntungkan Anies Baswedan. 

Pernyataan itu dia sampaikan menanggapi mencuatnya kabar bahwa eks staf ahli Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok bergabung dengan barisan pendukung Anies Baswedan pada Pilpres 2024 mendatang. 

"Terbukanya informasi bahwa pendiri PSI, Sunny Tanuwidjaja berada dalam barisan pendukung Anies Baswedan akan membuat tren baru dalam politik jelang Pilpres, yaitu makin terbukanya pendukung Anies Baswedan dalam menyuarakan pilihannya," ujarnya, Minggu (3/7/2022). 

baca juga:

Selama ini, kata dia, keberanian menggemakan dukungan politik hanya dilakukan pendukung Jokowi yang sebagiannya menjadi pendukung Ganjar Pranowo. Karenanya, keberanian pendukung Anies Baswedan diprediksi akan semakin muncul di waktu-waktu kedepan. 

"Keterbukaan dalam menyuarakan dukungan terbuka pada calon presiden (Capres) selama ini hanya dilakukan oleh pendukung Presiden Jokowi yang beralih mendukung Ganjar Pranowo atau beberapa pendukung ketum parpol yang tersandera dalam memberikan dukungan untuk Capres lain selain hanya untuk sang Ketum tersebut," ungkap pendiri lembaga survei Kedai Kopi itu. 

Sebelumnya diberitakan, Pendiri PSI Sunny Tanuwidjaja disebut telah pergi meninggalkan partai itu. Belakangan diketahui, Sunny yang juga eks staf ahli Basuki Tjahaja Purnama itu memilih hengkang dari PSI lantaran mendukung pencapresan Anies Baswedan pada 2024.

Sikap Sunny itu berbeda dengan sikap PSI yang tetap menyatakan tidak akan mendukung Anies Baswedan. PSI menilai, partainya tidak akan mendukung tokoh yang tersandera intoleran dan korupsi. Perbedaan itu membuat Sunny memilih meninggalkan partai yang dia dirikan bersama tokoh muda lainnya.  []