News

Sultan HB X Tetapkan UMK di DIY Tahun 2023

Sultan HB X Tetapkan UMK di DIY Tahun 2023
Gubernur DIY Sri Sultan HB X kala membacakan Keppres Nomor 2 Tahun 2022 tentang Hari Penegakan Kedaulatan Negara di Tetenger Serangan Oemoem 1 Maret 1949, Keben Keraton Yogyakarta, Selasa (1/3/2022). ( AKURAT.CO/Kumoro Damarjati)

AKURAT.CO, Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) di DIY tahun 2023 telah ditetapkan. Kota Yogyakarta mengalami kenaikan upah tertinggi secara persentase.

Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji mengatakan, dalam UMK yang ditetapkan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X ini tak ada satu pun yang nominalnya berada di bawah UMP 2023.

Sekadar diketahui, UMP DIY tahun 2023 adalah sebesar RpRp1.981.782,39. Angka ini naik 7,65 persen atau Rp140.866,86 dari tahun 2022.

baca juga:

"DIY semua UMK di 5 kabupaten/kota lebih tinggi dari UMP, jadi tidak perlu ada penyesuaian terhadap nilai UMP," kata Aji di Gedhong Pracimasono, Kompleks Kepatihan, Kota Yogyakarta, Rabu (7/12/2022).

Aji menjabarkan, UMK Kota Yogyakarta pada tahun 2023 ditetapkan sebesar Rp2.324.775,50. Kenaikannya adalah Rp170.806 atau 7,90 persen.

UMK Kabupaten Sleman tahun ini menjadi. Rp2.159.519,22. Angka ini naik Rp158.519 atau 7,92 persen. Sementara Bantul, Rp2.066.438,82, naik Rp149.591 atau  7,8 persen.

UMK Kulon Progo tahun depan adalah Rp2.050.447,15, naik Rp146.172 atau 7,68 persen. Lalu, Kabupaten Gunungkidul sebesar Rp2.049.266,00. Angka ini naik Rp149.226 atau 7,85 persen dari tahun 2022.

Aji mengklaim, UMK ini ditetapkan berdasarkan rekomendasi bupati/wali kota dengan hasil keputusan dalam sidang dewan pengupahan di kabupaten/kota.

Dia menjelaskan, angka UMK 2023 adalah hasil penambahan antara upah minimum tahun 2022 dan inflasi di DIY sebesar 6,81 persen. Lalu dijumlahkan dengan perkalian pertumbuhan ekonomi kabupaten/kota dan a (alpha).

Dikatakan Aji, dari hasil sidang dewan pengupahan, semua kabupaten memakai angka a sebesar 0,2. Sementara khususu untuk Kota Yogyakarta disepakati 0,22.

"UMK ini diberlakukan mulai 1 Januari 2023 bagi pekerja yang bekerja di bawah satu tahun, yang sudah lebih dari satu tahun mestinya di masing-masing perusahaan itu sudah ada struktur pengupahan," pungkas Aji. []