News

Sultan HB X Jalani Pemeriksaan Kesehatan Sebelum Kembali Dilantik Jadi Gubernur

Menurut Sultan, apa yang dijalaninya layaknya pemeriksaan kesehatan biasa. Mulai dari pemeriksaan darah, urin, jantung, mata dan lain sebagainya.


Sultan HB X Jalani Pemeriksaan Kesehatan Sebelum Kembali Dilantik Jadi Gubernur
Sri Sultan Hamengku Buwono X usai menjalani cek kesehatan di RSUP Dr. Sardjito, Sleman, Jumat (1/7/2022). (AKURAT.CO/Kumoro Damarjati)

AKURAT.CO Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menjalani pemeriksaan kesehatan di akhir masa jabatan dan pelantikan kembali sebagai kepala daerah.

Sultan, bersama Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X menjalani general check up di RSUP Dr Sardjito, Jumat (1/7/2022).

"Jadi ini (cek kesehatan) untuk memenuhi persyaratan untuk diajukan kembali untuk lima tahun mendatang," kata Sultan usai menjalani pemeriksaan di RSUP Dr Sardjito, Sleman.

baca juga:

Menurut Sultan, apa yang dijalaninya layaknya pemeriksaan kesehatan biasa. Mulai dari pemeriksaan darah, urin, jantung, mata, dan lain sebagainya.

Ia mengaku tak ada persiapan khusus menghadapi pemeriksaan kesehatan ini. Baik dirinya, maupun Paku Alam juga tak menyampaikan keluhan apa pun dalam proses general check up ini. 

Sultan dan Paku Alam mengaku sama-sama cukup sehat. "Persiapan khusus tidak ada, puasa saja karena untuk pemeriksaan darah dan urin. Tidak ada keluhan juga, sehat," tutup Sultan.

Sementara itu, Ketua Tim Medis Pemeriksaan Kesehatan Gubernur dan Wakil Gubernur DIY, I Dewa Putu Pramantara mengatakan, tahapan pemeriksaan kesehatan sama seperti general check up pada umumnya. Selama pemeriksaan, terdapat empat dokter spesialis yang dilibatkan.

"Yang terlibat ada spesialis penyakit dalam, spesialis mata, THT dan psikiater. Pemeriksaan laboratorium lengkap juga dilakukan, rekam jantung dan rontgen foto toraks," ungkapnya.

Dikatakan Dewa, proses pemeriksaan seluruhnya berjalan lancar. Selama pemeriksaan pun tidak ada keluhan, baik dari Sultan maupun Paku Alam. Hasil pemeriksaan secara keseluruhan juga baik. Untuk hasil laboratorium masih harus menunggu, namun dipastikan hasilnya keluar di hari ini juga.

“Karena ini untuk kepentingan persiapan pelantikan, hasilnya tentu kami yang bertanggung jawab. Hasilnya nanti akan kami laporkan dalam bentuk surat," imbuhnya.

Sebagai informasi, jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur DIY akan berakhir pada 10 Oktober 2022 mendatang. Sri Sultan dan Sri Paduka kembali akan dilantik sebagai pasangan kepala daerah DIY tanpa pemilihan umum seperti halnya daerah lain. Ini sesuai ketentuan dalam Undang-Undang Keistimewaan DIY Nomor 13 Tahun 2012, di mana jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur DIY dilakukan dengan penetapan, bukan pemilihan.

Karena hal tersebut, DIY menjadi satu-satunya daerah di Indonesia yang sudah bisa melantik kepala daerah untuk periode selanjutnya. Sedangkan provinsi lain, untuk jabatan gubernur periode tahun 2022-2025 hampir seluruhnya diisi penjabat kepala daerah. []