News

Sukses Dijajal Para Konglomerat Dunia, 5 Wisata Luar Angkasa Ini Bakal Segera Hadir

Sejumlah konglomerat dunia sudah mendirikan perusahaan antariksa untuk proyek wisata luar angkasa, di antaranya ada yang telah sukses melakukan uji coba.


Sukses Dijajal Para Konglomerat Dunia, 5 Wisata Luar Angkasa Ini Bakal Segera Hadir
Richard Branson sukses menjajal proyek wisata luar angkasa yang dirintis perusahaannya, Virgin Galactic. (Foto: BBC) ()

AKURAT.CO, Di zaman sekarang ini, wisata sudah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat. Meski terganggu oleh pandemi COVID-19, hasrat menjelajahi tempat baru tak padam di hati orang-orang.

Ketika orang-orang masih sibuk menentukan tempat atau negara mana yang akan dikunjungi jika pandemi berakhir, sejumlah konglomerat dunia sudah berpikir jauh ke depan. Mereka mendirikan perusahaan antariksa untuk merintis proyek wisata luar angkasa. Tak tanggung-tanggung, ada yang telah sukses melakukan uji coba. Tak pelak, era baru wisata luar angkasa sudah semakin dekat.

Dihimpun AKURAT.CO dari berbagai sumber, ini 5 proyek wisata luar angkasa yang diperkirakan akan segera hadir.

1. Virgin Galactic

Perusahaan besutan konglomerat asal Inggris, Richard Branson, sukses menguji coba pesawat roket Unity ke tepi antariksa pada 11 Juli 2021. Dengan membawa Branson sendiri, 2 pilot, dan 3 karyawannya, pesawat itu berhasil mencapai ketinggian 85 km, melampaui batas ruang angkasa yang ditetapkan pemerintah Amerika Serikat (AS) di angka 80 km. Jadi, mereka sudah layak menyandang sebutan astronaut.

Branson pertama kali mengumumkan niatnya membuat pesawat luar angkasa pada 2004 dan yakin dapat memulai layanan komersial pada 2007. Namun, terjadi sejumlah masalah teknis, termasuk kecelakaan fatal selama penerbangan pengembangan pada 2014.

Penerbangan Unity merupakan uji coba pengalaman wisata luar angkasa yang akan dijual Branson kepada pelanggan mulai tahun depan. Sekitar 600 orang telah membayar uang deposit untuk tiket yang dipatok hingga USD 250 ribu (Rp3,6 miliar).

Program wisata luar angkasa itu dirancang untuk memberikan penumpangnya pemandangan menakjubkan di puncak penerbangannya dan memungkinkan mereka beberapa menit mengalami keadaan tanpa bobot. Ketinggian maksimal yang dapat dicapai Unity kira-kira 90 km. Penumpang pun diperbolehkan membuka sabuk pengaman untuk melayang ke jendela.

2. Blue Origin

Sukses Dijajal Para Konglomerat Dunia, 5 Wisata Luar Angkasa Ini Bakal Segera Hadir - Foto 2
REUTERS

Menyusul Richard Branson, Blue Origin yang didirikan oleh orang terkaya di dunia, Jeff Bezos, sukses menguji coba pesawat New Shepard pada 20 Juli. Bahkan, uji coba itu mengandalkan sistem autopilot.

Melebihi Unity, New Shepard terbang mencapai ketinggian 107 km dengan membawa 4 awak, yaitu Bezos, Mark Bezos, Wally Funk sebagai penjelajah luar angkasa tertua, dan Oliver Daemen sebagai penjelajah luar angkasa termuda yang rela membayar mahal untuk penerbangan tersebut.