Achsanul Qosasi

Anggota III BPK RI
Olahraga

Sukses di Asian Games 2018, Jadi Juara Sea Games 2019


Sukses di Asian Games 2018, Jadi Juara Sea Games 2019
Presiden Joko Widodo (tengah) berfoto bersama kontingen Indonesia saat pelepasan atlet untuk SEA Games 2019 di Istana Bogor, Jawa Barat, Rabu (27/11/2019). Presiden secara resmi melepas 841 atlet Indonesia untuk berlaga pada ajang olahraga terbesar Asia Tenggara, SEA Games 2019 di Manila, Filipina. (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)

AKURAT.CO, "Saya minta di SEA Games ke-30 di Filipina tahun ini kita harus masuk ke dua besar," 

Itulah pesan utama Presiden Joko Widodo saat melepas kontingen Indonesia yang akan berlaga di Sea Games ke-30 Filipina di Istana Bogor, Rabu (28/11/2019). Pesan yang tegas dan tanpa basa basi khas Presiden Jokowi. Sebanyak 841 atlet akan berjuang mengharumkan nama Indonesia di pesta olahraga terbesar di kawasan Asia Tenggara tersebut. Mereka akan berlaga di 51 cabang olahraga dan berjuang merebut medali emas sebanyak-banyaknya. Dalam Sea Games 2019 ini, Indonesia menargetkan 45 medali emas dari total 530 medali emas yang diperebutkan oleh seluruh kontingen.

Dua tahun lalu, di Sea Games 2017 yang digelar di Malaysia, kita harus menyaksikan dengan rasa sedih dan kecewa, Indonesia hanya mampu finis di urutan kelima dengan raihan 38 medali emas, 63 perak dan 90 medali perunggu. Perolehan medali ini jauh dibawah Malaysia yang keluar sebagai juara umum dengan torehan 145 medali emas, 92 perak dan 86 perunggu atau Thailand dan Vietnam yang berada diposisi kedua dan ketiga. Indonesia saat itu, hanya unggul diatas Filipina yang kini menjadi tuan rumah Sea Games 2019.

Tantangan bagi Indonesia dalam perhelatan Sea Games 2019 ini, tentu lebih berat dibandingkan dua tahun lalu. Filipina yang sebelumnya berada dibawah Indonesia, kini memiliki modal cukup besar untuk merangsek keposisi atas klasemen perolehan medali karena berstatus tuan rumah. Sebagai tuan rumah, Filipina memiliki prevelage untuk menambah dan mengurangi jumlah nomor di cabang-cabang olahraga yang dipertandingkan dengan tujuan agar mereka bisa memiliki peluang besar untuk mendulang banyak medali emas dan membuat negara-negara lain kehilangan kesempatan mendapatkan kesempatan yang sama. Ini adalah tradisi yang lumrah dalam penyelenggaraan Sea Games. Bukan tidak mungkin, Filipina akan mampu keluar sebagai juara umum dalam Sea Games kali ini atau setidaknya masuk dalam jajaran 3 besar. Myanmar menjadi contoh sukses dalam hal ini tatkala Sea Games 2013 digelar di Myanmar. Negara yang sebelumnya tidak pernah masuk dalam jajaran 3 besar perolehan medali sepanjang perhelatan Sea Games, berhasil menduduki posisi runner up.

Perkembangan olahraga di Filipina dalam beberapa dekade terakhir juga terbilang cukup pesat. Filipina terkenal sebagai surga bola basket Asia Tenggara. Selain cabang olahraga bola basket, cabang-cabang olahraga lain juga mengalami perkembangan yang signifikan. Pada Sea Games 2017 lalu di Malaysia, beberapa cabang olahraga yang memiliki medali yang cukup banyak seperti atletik dan renang, Filipina sukses menjadi kuda hitam diantara negara-negara besar Asia Tenggara lainnya.

Mencermati kondisi tersebut, peluang Indonesia untuk masuk dalam jajaran 3 besar di Sea Games 2019 terbilang cukup berat karena Indonesia harus bersaing dengan negara-negara dengan tradisi olahraga yang kuat di Asia Tenggara seperti Thailand, Vietnam, Malaysia dan Singapura. Thailand merupakan juara umum Sea Games 2013 di Myanmar dan Sea Games 2015 di Singapura. Malaysia menjadi juara umum Sea Games 2017 saat menjadi tuan rumah. Sementara Indonesia terakhir kali menjadi juara umum Sea Games pada tahun 2011 saat penyelenggaraan berlangsung di Indonesia. Sementara dalam tiga Sea Games terakhir (2013, 2015 dan 2017) Indonesia hanya berkutat pada posisi ke-4 dan ke-5.

Modal dari Asian Games 2018

Meski memiliki hasil yang kurang memuaskan dalam tiga kali penyelenggaraan Sea Games terakhir, kontingen Indonesia sebenarnya memiliki modal besar untuk tampil lebih baik di Sea Games 2019 ini. Modal besar itu adalah kesuksesan Indonesia saat menyelenggarakan Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang. Indonesia, tidak saja sukses dalam penyelenggaraan tapi juga sukses dalam raihan medali. Indonesia berhasil masuk jajaran empat besar di klasemen akhir perolehan medali dengan total 31 medali emas, 24 medali perak dan 43 medali perunggu. Ini merupakan capaian yang bersejarah bagi olahraga Indonesia, karena untuk pertama kalinya Indonesia sukses mencatatkan prestasi besar di Asian Games dan menjadi satu-satunya negara di kawasan Asia Tenggara yang berhasil menembus papan atas klasemen akhir Asian Games 2018.

Sukses Indonesia menembus empat besar Asian Games 2018 dan mengalahkan negara-negara besar Asia lainnya seperti Iran, Uzbekistan, India dan lain-lain tentu saja tidak hanya sekedar keberuntungan karena Indonesia menjadi tuan rumah. Tapi ada proses panjang dibelakangnya. Persiapan yang matang, latihan yang panjang dan terstruktur (termasuk mengirim atlet-atlet untuk berlatih di luar negeri dengan fasilitas yang lebih lengkap), serta adanya kontrol dan monitoring yang terus dilakukan pemerintah. Semua itu menjadikan persiapan atlet-atlet menuju ajang Asian Games menjadi lebih baik.

Keberhasilan atlet-atlet Indonesia di Asian Games 2018 harus menjadi titik balik kebangkitan Indonesia di perhelatan Sea Games. Permintaan Presiden Jokowi agar Indonesia masuk dua besar di Sea Games Filipina 2018 tentu berdasarkan apa yang sudah dicapai Indonesia di Asian Games 2018. Kontingen Indonesia harus menjawab tantangan Presiden Jokowi. Semangat berprestasi yang ada di Asian Games harus diteruskan oleh atlet-atlet, pelatih dan official Indonesia di Sea Games Filipina 2019. Kita sudah melihat persiapan yang cukup panjang yang dilakukan oleh hampir semua cabang olahraga untuk berlaga di Sea Games 2019.

Terlepas dari ramainya pemberitaan seputar ketidaksiapan Filipina dalam menyelenggarakan Sea Games 2019, kontingen Indonesia harus tetap fokus pada hasil akhir dan target yang telah dipasang. Indonesia harus mampu menjawab stigma yang berkembang di publik Asia Tenggara bahwa untuk menjadi juara umum Sea Games harus menjadi tuan rumah. Thailand terbukti mampu menjawa hal itu saat menjadi juara umum saat Sea Games diselenggarakan di Myanmar (2013) dan Singapura (2015).

Sudah saatnya Indonesia menjadi raja olahraga di Asia Tenggara. Selamat berjuang para atlet Indonesia!.

 

Sunardi Panjaitan

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu