Olahraga

Sukses Bersama Wales, Ryan Giggs Disebut Berpeluang Pimpin MU

Ryan Giggs sudah memenangkan 13 gelar liga dan dua mahkota Liga Champions selama 24 tahun mengabdi di MU.


Sukses Bersama Wales, Ryan Giggs Disebut Berpeluang Pimpin MU
Legenda Manchester United, Ryan Giggs (REUTERS/Andrew Boyers)

AKURAT.CO, Ryan Giggs semakin memperkuat peran manajerialnya dengan Tim Nasional Wales yang dinilai sukses di Kejuaraan Eropa. Mantan penyerang Manchester United, Mark Hughes menilai, posisi Giggs saat ini bisa menempatkannya dalam persaingan kursi panas untuk jabatan manajer di klub berjuluk Setan Merah tersebut.

"Saya pikir Ryan (Giggs) berada di posisi yang cemerlang dalam karier manajerialnya,” kata Hughes, yang sempat melatih Giggs saat menjadi bos Timnas Wales, kepada BBC.

“Dia berada dalam tren yang terus meningkat. Dia lebih memungkinkan mendapatkan kesempatan (melatih) di United daripada saat van Gaal pergi di musim 2016.”

Pria bernama lengkap Ryan Joseph Giggs ini sudah memenangkan 13 gelar liga dan dua mahkota Liga Champions selama 24 tahun mengabdi di MU, dan dia sempat diangkat sebagai pemain-manajer untuk klub menjelang akhir kariernya.

Dia mengambil alih sebagai pemain-manajer sementara setelah David Moyes dipecat, dan juga menjabat sebagai asisten Louis van Gaal ketika pelatih asal Belanda itu diangkat pada 2014.

Giggs meninggalkan United setelah penunjukan Jose Mourinho pada 2016 dan mengamankan peran manajerial pertamanya bersama Timnas Wales dua tahun kemudian, membawa mereka menuju Euro 2020.

”Mungkin mereka merasa CV manajerialnya tidak cukup kuat pada saat itu, tetapi jika dia pergi ke Kejuaraan Eropa dan melakukannya dengan baik, maka tidak ada alasan mengapa dia tidak masuk dalam pilihan.”

Hughes yakin Man Utd tidak menyerahkan kursi kepelatihan kepada Giggs pada 2016 lalu karena mungkin mereka ingin manajer terkenal yang bisa mengimbangi Manchester City yang mendatangkan Josep Guardiola.

"Giggs bekerja sangat baik dengan Van Gaal, yang menurut saya merupakan keputusan yang tepat. Saya pikir itu dengan maksud agar dia mengambil alih peran itu ketika Van Gaal pergi,” jelas Hughes.

“Tapi itu tidak terjadi, dan mereka memutuskan untuk mendatangkan nama yang lebih besar (Mourinho). Saya pikir mungkin didasari oleh penunjukan Guardiola sebagai bos Man City, yang mungkin memengaruhi peluang Ryan.”[]

Dian Eko Prasetio

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu