Olahraga

Sukses Balas Dendam, Ginting Bawa Indonesia Unggul Atas Malaysia

Kemenangan Ginting membuat Indonesia unggul 1-0 atas Malaysia.


Sukses Balas Dendam, Ginting Bawa Indonesia Unggul Atas Malaysia
Tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting saat bertanding di Piala Thomas 2020 melawan Thailand, Senin (11/10). (Badminton Photo/Yohan Nonotte)

AKURAT.CO, Anthony Sinisuka Ginting berhasil melakukan balas dendam terhadap Lee Zii Jia dengan kemenangan straight game 21-15 dan 21-17. Hasil ini membuat Indonesia kini unggul 1-0 atas Malaysia di pertandingan perempat final Piala Thomas 2020, Jumat (15/10).

Bertanding di Ceres Arena, Aarhus, Denmark, Ginting dan Zii Jia nampak masih coba mencari cara untuk menampilkan permainan terbaiknya di awal. Meskipun skor berlangsung ketat dari 1-1 hingga 4-4, namun kebanyakan poin yang tercipta berasal dari kesalahan sendiri.

Pertandingan baru berjalan seru setelahnya. Berawal dari rally panjang 26 pukulan yang berakhir poin untuk Zii Jia, Ginting kemudian membalasnya. Setelah itu, pemain asal Cimahi  tersebut langsung mendapatkan enam poin beruntun dan merebut interval gim pertama 11-5.

Usai jeda, Ginting sempat lengah dan memberikan kesempatan bagi Zii Jia untuk menyerangnya. Benar saja, andalan Malaysia itu mampu memperkecil kedudukan menjadi 14-11 dan 15-13.

Tak ingin semakin dikejar, Ginting kembali menemukan pola permainannya dan menambah poin. Tak tanggung-tanggung, dia mampu mendapatkan empat poin tambahan lewat pukulan-pukulannya, hingga akhirnya menutup gim kedua dengan skor meyakinkan 21-15.

Memasuki gim kedua, Ginting dan Zii Jia sudah panas dari awal. Keduanya saling kejar mengejar angka sampai kedudukan 5-5. Pada awal gim ini, reli-reli panjang juga tak jarang terjadi.

Saat kedudukan 6-8, Zii Jia meminta perawatan medis. Jari kelingking tangan kanannya berdarah setelah terjatuh mengejar shuttlecock smash tajam Ginting. Jarinya pun harus diperban untuk melanjutkan pertandingan.

Tertinggal dua angka, Ginting kemudian bangkit dengan membalikkan kedudukan menjadi 9-8. Namun, kesalahan demi kesalahan yang dilakukan Ginting membuatnya kembali tertinggal 9-11 di interval gim kedua.

Selepas interval, pertandingan berlangsung semakin ketat. Baik Ginting maupun Zii Jia kembali terlibat kejar-kejaran angka dan enggan membiarkan lawannya unggul jauh. Bahkan, kedua pemain tak segan untuk jatuh bangun demi memukul shuttlecock.