News

Sudah Ikhlas, Keluarga Korban Tetap Minta Remaja Pembunuh Dihukum Berat

Sudah Ikhlas, Keluarga Korban Tetap Minta Remaja Pembunuh Dihukum Berat
Wakapolres Metro Jakarta Pusat AKBP Susatyo P Condro memperlihatkan coretan karakter fiksi horor The Slender Man yang dibuat oleh tersangka NF (15) dalam gelar perkara di Mapolrestro Jakarta Pusat, Sabtu (7/3/2020). (ANTARA/Andi Firdaus)

AKURAT.CO Kuasa Hukum keluarga APA(6), Azham Khan mengaku, pihak keluarga bocah enam tahun tersebut sudah mengikhlaskan kepergian APA yang dibunuh oleh remaja berinisial NF (15).

Azham meminta kepada Polres Metro Jakarta Pusat untuk menghukum remaja SMP itu seberat-beratnya karena melakukan pembunuhan secara keji.

"Sekarang ini orangtua sangat risau dan terganggu akan tetapi lambat laun mengiklaskan tapi masih tetap bersedih. Harapaan orangtua pelaku dihukum seberat-beratnya," tegas dia Rabu (11/3/2020).

baca juga:

Ia juga berharap, polisi bisa membantu pihak keluarga korban agar keluarga pelaku bisa pindah rumah. Mengingat kedua pihak bertetanggaan dan bisa menganggu psikologis keluarga korban.

"Harapan tetangga dan keluarga besar. Pelaku jangan sampai ada di rumah tersebut, karena ini dikhawatirkan mengganggu (psikologis keluarga korban)," tutup dia. 

NF menghabisi nyawa korban APA (6) di dalam rumahnya dengan cara yang keji. Di mana korban dimasukan ke dalam bak mandi selama lima menit.

Kemudian korban dibawa ke dalam kamarnya dan di cekik menggunakan tali yang sudah disiapkan. NF melakukan hal ini karena sering melihat film horor chucky dan Slender.[]