Rahmah

Subhanallah! Kisah Sahabat Nabi yang Jenazahnya Diziarahi Para Malaikat

Setelah sekian lama berjuang bersama nabi, terdengar kabar bahwa Tsa'labah sedang sakit keras.


Subhanallah! Kisah Sahabat Nabi yang Jenazahnya Diziarahi Para Malaikat
Ilustrasi malaikat (pixabay.com/ LarisaKoshkina )

AKURAT.CO  Salah satu Sahabat Nabi yang sangat setia dan beriman kepada Allah SWT adalah Tsa'labah. Suatu ketika ia melakukan dosa secara tidak sengaja. Ia sangat menyesal dan di hantui oleh rasa takut kepada Allah SWT akan azab yang akan diterimanya nanti. Karena ketakutannya tersebut, Tsa'labah kemudian jatuh sakit hingga akhirnya meninggal dunia. Subhanallah...

Setelah sekian lama berjuang bersama nabi, terdengar kabar bahwa Tsa'labah sedang sakit keras. Mendengar hal itu sahabat Nabi yang lain bernama Salman menghadap Rasulullah SAW dan berkata, "Wahai Rasulullah, masihkah engkau ingat dengan Tsa'labah? Dia sedang sakit keras,".

Rasulullah SAW pun segera datang menemui Tsa'labah. Rasulullah kemudian meletakkan tangan kanannya di kepala Tsa'labah, dan juga meletakkan kepala Tsa'labah dipangkuannya.

Namun apa yang terjadi, Tsa'labah segera saja menyingkirkan kepalanya dari pangkuan Baginda Rasulullah SAW. "Mengapa engkau singkirkan kepalamu dari pengkuanku?” tanya Baginda Rasulullah SAW.

”Karena aku penuh dengan dosa, tidak layak dipangku oleh Utusan Allah yang mulia ini,” jawab Tsa'labah. ”Apa yang engkau rasakan?” Nabi bertanya lagi. "Aku seperti dikerubuti semut pada tulang, daging dan kulitku,” jawab Tsa'labah. "Lalu apa yang engkau inginkan?” tanya Rasul SAW. "Ampunan Tuhanku,” jawab Tsa'labah.

Maka turunlah Malaikat Jibril as dan berkata, "Wahai Muhammad, sesungguhnya Tuhanmu mengucapkan salam untukmu dan berfirman kepadamu, ”Kalau saja hamba-Ku ini menemui Aku dengan membawa sepenuh bumi kesalahan, niscaya Aku akan temui dia dengan ampunan sepenuh itu pula,".

Rasulullah SAW segera saja memberitahukan hal tu kepada Tsa'labah. Begitu mendengar berita itu, terpekiklah Tsa'labah dan langsung meninggal dunia.

Kemudian Rasulullah SAW memerintahkan agar Tsa'labah segera dimandikan lalu dikafani dan disalati. Ketika selesai disalati, Rasulullah SAW berjalan sambil berjingkat-jingkat seakan menghindari sesuatu agar tidak tertabrak.

Setelah selesai pemakaman, para sahabat bertanya, "Wahai Rasulullah, kami lihat engkau berjalan sambil berjingkat-jingkat, ada apa gerangan?”.

Rasulullah SAW bersabda, "Demi Zat yang mengutus aku sebagai seorang nabi yang sebenarnya, karena aku lihat begitu banyaknya malaikat yang turut menziarahi Tsa'labah.”

Astaghfirullah...Sebenarnya dan ternyata kesalahan yang dilakukan Tsa'labah hanya karena beliau melihat seorang wanita Anshar sedang mandi dalam perjalannya menuju rumahnya. Tsa'labah merasa takut kepada Allah SWT dan kepada Rasulullah SAW yang jadi panutannya. Karena kejadian itu, Tsa'labah sangat takut sekali hingga lari.[]