News

Suasana Sendu Pemakaman Pangeran Philip, Ratu Elizabeth II Menunduk Duduk Sendirian

Upacara pemakaman Pangeran Philip yang digelar pada Sabtu (17/4) berhasil menyedot jutaan pasang mata di seluruh dunia


Suasana Sendu Pemakaman Pangeran Philip, Ratu Elizabeth II Menunduk Duduk Sendirian
Ratu Elizabeth II duduk sendirian di Kapel St.George saat pemakaman Pangeran Philip di Kastil Windsor pada Sabtu (17/4) (Jonathan Brady/Pool via AP)

AKURAT.CO, Upacara pemakaman Pangeran Philip yang digelar pada Sabtu (17/4) berhasil menyedot jutaan pasang mata di seluruh dunia. Sejak itu, berbagai informasi terkait dengan prosesi pemakaman Duke of Edinburg terus diunggah oleh media massa. 

Namun, dari menjamurnya laporan tersebut, ada satu pemandangan yang begitu menyedot perhatian khalayak ramai. Itu tidak lain adalah kehadiran istri Pangeran Philip, Ratu Elizabeth II di Kapel St George di Kastil Windsor.

Saat itu, Elizabeth II yang berusia 94 tahun,tampak memakai balutan serba hitam dan masker menutupi sebagian wajahnya. Dengan topi hitam lebar, Elizabeth II tampak menunduk sendirian tanpa teman. Di bangku panjang gereja, Elizabeth II juga terlihat khusyuk melihat peti mati suaminya yang dipenuhi rangkaian bunga lili, mawar, melati, hingga topi angkatan laut. 

Diketahui, Philip adalah permaisuri terlama kerajaan Inggris. Sebelum meninggal di usia 99 tahun, Philip pun diketahui telah mendampingi Elizabeth II selama 73 tahun lamanya.

Selama prosesi pemakaman, sang ratu memang terlihat tabah. Ini memang bisa dimaklumi lantaran tugasnya sebagai pemimpin kerajaan kerap membuat Elizabeth II menyembunyikan emosinya. Bahkan, menurut laporan, Elizabeth II sengaja dilatih untuk bersikap netral dan tidak menunjukkan perasaannya di depan umum, baik itu perasaan sedih ataupun senang.

"Jika Anda melihatnya di sejumlah (pertunjukan) atau acara, karena alasan praktis dia menonton tetapi dia tidak bertepuk tangan. 

"Teorinya adalah, jika dia mulai mengungkapkan reaksi dalam bentuk apa pun, itu akan terlihat sebagai memihak satu kelompok daripada kelompok lainnya. Jadi dia menyempurnakan tampilan netral ini," terang Bedell Smith, seorang penulis biografi ratu Amerika serta bangsawan senior lainnya.

Kendati demikian, gambaran Elizabeth II yang tidak meneteskan air mata bukan berarti bahwa ia tidak menghadapi kesulitan ditinggal suaminya.

"Saya tidak berpikir kita bisa meremehkan betapa pentingnya kehilangan ini bagi ratu - tidak dapat disangkal ini akan menjadi hari tersulit dalam hidupnya," kata Smith seperti dikutip dari USA Today.

Tak hanya itu, sebelumnya juga terungkap bahwa Elizabeth II merasa ada kekosongan besar setelah ditinggal wafat oleh sang suami. 

"Dia menggambarkannya seperti kematiannya telah meninggalkan kekosongan besar dalam hidupnya tetapi kami, keluarga, orang-orang yang dekat, berkumpul untuk memastikan bahwa kami ada di sana untuk mendukungnya," ungkap putra kedua Elizabeth II, Pangeran Andrew.

Tak ayal, pemandangan mengiris hati sang ratu yang terlihat sendirian menjadi buah bibir warga dunia. 

Namun, hal itu sebenarnya bukanlah tanpa alasan. Diketahui, ratu duduk sendirian karena aturan protokol COVID-19.

Sebelumnya, pihak istana memang sudah menjelaskan bahwa pemakaman tidak akan lepas dari peraturan pembatasan COVID-19. Selama upacara pemakaman, hanya ada 30 pelayat yang diizinkan berada di dalam kapel. Selain itu, semua tamu yang bukan anggota kerajaan juga diwajibkan duduk dengan jarak sekitar 2 meter.

Karena itulah, sejak kebaktian dimulai pukul  3 sore waktu setempat, tak hanya Ratu Elizabeth II yang duduk sendirian, tetapi juga Pangeran Harry yang diketahui datang tanpa Duchess of Sussex. Sementara, Pangeran William bisa duduk berduaan bersama dengan istrinya, Catherine Middleton.

Kemudian saat kebaktian usai, para pengiring dari Royal Marines melantunkan 'Late Post' hingga 'Action Station' untuk menghormati pelayanan Philip selama berada di angkatan laut Perang Dunia II. Setelahnya, lagu kebangsaan Inggris mulai digemakan dan Elizabeth II beranjak ke kastil dengan mobilnya. Sementara, anggota kerajaan lain memutuskan untuk berjalan kaki ke bagian utama Kastil Windsor.

Saat itulah, William, istrinya Kate, dan Harry tampak  mengobrol. Setelahnya, Duchess of Cambridge terlihat dengan cepat melangkah pergi untuk memberi kesempatan William dan Harry berbicara lebih jauh.

Tercatat itu adalah pembicaraan pertama keduanya sejak Meghan Markle berbicara konflik internal kerajaan, termasuk tentang rasisme dengan Oprah Winfrey.[]

Anugrah Harist Rachmadi

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu