News

Suap Impor Bawang Putih, KPK Periksa Direktur Operasional PT Pertani


Suap Impor Bawang Putih, KPK Periksa Direktur Operasional PT Pertani
Juru Bicara KPK, Febri Diansyah. (AKURAT.CO/Bayu Primanda.)

AKURAT.CO, Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan Direktur Operasional PT Pertani (Persero) Lalan Sukmaya dalam kasus dugaan suap terkait impor bawang putih yang menyeret mantan anggota komisi VI DPR dari fraksi PDIP I Nyoman Dhamantra.

"Saksi dijadwalkan diperiksa untuk tersangka IYD (I Nyoman Dhamantra)," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Kamis (3/9/2019).

Selain Lalan, tiga dari unsur swasta Al Amin, Mohamad Idris, dan Made Ayu Ratih juga turut diperiksa sebagai saksi untuk tersangka IYD.

Untuk diketahui, dalam kasus ini, I Nyoman Dhamantra diduga kuat telah mendapat janji untuk menerima commitment fee dari bos PT Cahaya Sakti Argo (CSA) Chandry Suanda alias Afung untuk mengurus proses izin impor bawang putih.

Adapun fee yang dijanjikan yakni sekitar Rp1.700 hingga Rp1.800 dari setiap kilogram bawang putih yang diimpor.

KPK menduga uang tersebut diberikan agar proses perizinan impor bawang putih tahun 2019 sebanyak 20.000 ton dapat terealisasi.

Dalam perjalanan pembahasan tersebut muncul angka untuk mengurus izin impor sebesar Rp3,6 miliar.

Atas perbuatannya, I Nyoman Dhamantra disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.[]