News

Suap di MA, KPK Temukan Kotak Brangkas Berbentuk Kamus Bahasa Inggris

Seorang tersangka dugaan suap pengurusan perkara di Mahkamah Agung diduga menyimpan uang 'haram' di brankas berbentuk buku kamus Bahasa Inggris.

Suap di MA, KPK Temukan Kotak Brangkas Berbentuk Kamus Bahasa Inggris
Konferensin Pers Penetapan Tersangka Terkait Kasus Dugaan Suap Pengurusan Perkara di Mahkamah Agung (AKURAT.CO/Fajar Rizky Ramadhan)

AKURAT.CO, Seorang tersangka dugaan suap pengurusan perkara di Mahkamah Agung diduga menyimpan uang 'haram' di brankas berbentuk buku kamus Bahasa Inggris.

"Ada alat buktinya, apakah itu keterangan saksi apakah bukti ada yang berupa uang, ada yang berupa (kotak) english dictionary," kata Ketua KPK Firli Bahuri di Gedung Merah Putih KPK, Jumat (23/9/2022).

Firli menuturkan, saat ditemukan brankas berisi Dolar Singapura. Namun, dia belum menjelaskan detail total uang yang berada di brankas.

baca juga:

KPK dalam kasus ini menetapkan sepuluh orang sebagai tersangka. Mereka adalah Hakim Agung Sudrajad Dimyati dan Hakim Yudisial atau Panitera Pengganti MA Elly Tri Pangestu.

Kemudian, Desy Yustria, Muhajir Habibie, Redi, dan Albasri. Mereka berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Mahkamah Agung. 

Selanjutnya, pengacara bernama Albasri dan Eko Suparno. Dua lainnya, yakni Debitur Koperasi Simpan Pinjam Intidana bernama Heryanto Tanaka dan Ivan Dwi Kusuma Sujanto.

Meski begitu, KPK baru menahan enam tersangka. Bagi tersangka yang belum ditahan, Firli meminta mereka kooperatif kepada penyidik.

"KPK mengimbau SD (Sudrajad), RD (Redi), IDKS (Ivan), dan HT (Heryanto) untuk kooperatif hadir sesuai dengan jadwal pemanggilan yang segera akan dikirimkan tim penyidik," tegas Firli.[]