News

Suami Dipenjara, Ibu dan Anak ini Kompak Todong Pejalan Kaki


Suami Dipenjara, Ibu dan Anak ini Kompak Todong Pejalan Kaki
Ilustrasi - Penjara

AKURAT.CO, Modus kejahatan kian beragam. Baru-baru ini Polsek Tanjung Priok menangkap seorang ibu yang menggunakan anaknya sendiri untuk umpan.

Nona Haryati (32) harus mendekam di tahanan setelah merampas barang milik korbannya di Terminal Tanjung Priok. Warga Kampung Muara Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara ini diketahui sering membawa sajam saat beraksi. 

Kapolsek Tanjung Priok Kompol Supriyanto menerangkan, tersangka Haryati dan anaknya diciduk setelah melaksanakan aksinya pada Senin (12/11) dini hari. Dari tangan Nona, diamankan barang bukti berupa handphone milik korban Edi (24).

baca juga:

Supriyanto menjelaskan, modus yang terbilang klasik namun unik ini telah berhasil merampas sejumlah barang milik korban. 

"Nona menyuruh anaknya untuk meminta-minta kepada calon korban dengan di bawah pengawasannya. Saat calon korban memberikan uang kepada anaknya tersebut, tiba-tiba tersangka langsung datang dan menodong korban menggunakan sebilah senjata tajam (sajam)," jelas Supriyanto saat dikonfirmasi, Senin (12/11).

Setelah berhasil menguasai barang-barang berharga korban, lanjut Supriyanto, tersangka pun langsung pergi kabur meninggalkanya.

Nona melakukan aksinya itu tidak sendirian, melainkan juga bersama beberapa rekannya yang lain. Dan saat ini, rekannya tersebut pun masih dalam pengejaran.

“Tersangka ini sudah sering melakukan aksinya di kawasan Terminal Tanjung Priok. Dalam sehari bisa dua kali beraksi dengan modus serupa,” terangnya.

Bahkan, suami dari Nona diketahui juga merupakan bagian dari komplotannya. Namun, suaminya tersebut telah terlebih dahulu berhasil diringkus Polsek Tanjung Priok beberapa waktu lalu dalam kasus serupa. “Jadi sekeluarga memang pelaku kejahatan semua di Terminal Tanjung Priok,” ungkanya. 

Untuk pengungkapan kasus itu sendiri, sambung Supriyanto, berawal saat anggotanya sedang melakukan patroli di sekitar Terminal Tanjung Priok. Saat itu, anggotanya mendapat laporan dari korban yang telah menjadi aksi kejahatan tersangka Haryati hingga langsung dilakukan pengejaran.

“Akibat ulahnya, tersangka akan dijerat Pasal 365 KUHP dengan ancaman minimal 7 tahun kurungan penjara. Sedangkan untuk anaknya akan diserahkan ke panti sosial,” pungkasnya.[] 

Gerdiansyah

https://akurat.co

0 Comments

Leave a comment

Sorry, you mush first