Lifestyle

Studi Terbaru Sebut Masker Medis Mampu Meningkatkan Daya Tarik

Penelitian di Inggris menunjukkan bahwa masker medis membuat seseorang tampak lebih menarik


Studi Terbaru Sebut Masker Medis Mampu Meningkatkan Daya Tarik
Penelitian di Inggris menunjukkan bahwa masker medis membuat seseorang tampak lebih menarik (Freepik)

AKURAT.CO  Sejak masa pandemi Covid-19 masker telah menjadi kebutuhan dasar. Masker dapat melindungi mencegah penularan virus corona.

Namun, Cardiff University menemukan bahwa masker medis meningkatkan daya tarik wajah.

Hal ini berbanding terbalik dengan penelitian yang pernah dilakukan sebelum pandemi. Dr Michael Lewis, dari Fakultas Psikologi universitas dan seorang ahli psikologi wajah, mengatakan bahwa sebelum pandemi, penelitian menemukan bahwa masker wajah medis mengurangi daya tarik.

baca juga:

Hal ini disebabkan karena masker medis dikaitkan dengan penyakit atau wabah.

Namun sejak pandemi, pandangan masyarakat tentang masker sudah berubah.

Masker bedah mirip dengan yang dikenakan oleh para profesional medis. Dan pada saat kita merasa sangat rentan terhadap penyakit, masker ini menghasilkan perasaan tenang.

"Studi kami menunjukkan bahwa wajah dianggap paling menarik ketika ditutupi oleh masker medis. Ini mungkin karena kita terbiasa dengan petugas kesehatan yang memakai masker biru," kata Lewis dikutip AKURAT.CO dari The Guardian, Rabu (19/1/2022). 

"Pada saat kita merasa rentan, kita mungkin menemukan bahwa pemakaian masker medis meyakinkan dan merasa lebih positif terhadap pemakainya," imbuhnya. 

Prosedur penelitian melibatkan 43 wanita yang diminta untuk menilai daya tarik wajah pria tanpa masker, dengan masker kain polos, masker medis berwarna biru, dan memegang buku yang menyembunyikan area wajah seperti saat menggunakan masker. 

Dari semua hasil, yang paling menonjol adalah pemakai masker bedah berwarna biru terlihat paling menarik bagi para peserta. Penelitian ini juga menemukan bahwa wajah dianggap lebih menarik secara signifikan jika ditutupi masker kain daripada saat tidak ditutup.

Lewis mengatakan bahwa menutup bagian bawah wajah membuat orang-orang fokus pada bagian mata. 

"Beberapa dari efek ini mungkin merupakan hasil dari kemampuan untuk menyembunyikan fitur yang tidak diinginkan di bagian bawah wajah - tetapi efek ini juga hadir untuk orang yang kurang menarik dan lebih menarik," pungkasnya. 

Adapun penelitian ini dilakukan pada Februari 2021, tujuh bulan setelah masker wajah menjadi wajib di Inggris.