Ekonomi

Strategi Tatalogam Hadapi Gempuran Impor Baja yang Banjiri Tanah Air


Strategi Tatalogam Hadapi Gempuran Impor Baja yang Banjiri Tanah Air
Produsen baja hilir, PT Tatalogam Lestari memenuhi kebutuhan dalam negeri. (ISTIMEWA)

AKURAT.CO, PT Tatalogam Lestari mengklaim pihaknya optimis mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri di tengah gempuran impor baja ke Indonesia.

Vice Presiden PT Tatalogam Stephanus Koeswandi mengatakan, pihaknya percaya diri karena produk yang dihasilkan memiliki kualitas berstandar nasional Indonesia (SNI).

“Kami selalu menjaga kualitas dan menjaga konsistensi. Jadi apa yang kami janjikan kepada pelanggan kami dari Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, dan Bali, selalu kami dahulukan. Sampai sekarang pun tidak ada komplain,” tutur Stephanus di Jakarta.

Diketahui, pemerintah mewajibkan penggunaan tulang baja konstruksi bangunan memiliki Standar Nasional Indonesia (SNI). Hal itu sesuai dalam Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 14 Tahun 2018 yang diturunkan lagi menjadi Surat Edaran Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Nomor 13 Tahun 2019.

PT Tatalogam selaku penyedia dan produsen percaya diri bahwa produknya masuk dalam tiga kelompok syarat penggunaan tulang baja SNI.

Pertama, seluruh pengguna jasa, baik dari pemerintah maupun masyarakat. Kedua, pihak penyedia, seperti konsultan dan kontraktor. Ketiga, produsen baja.

“25 tahun kami sudah mengatapi nusantara, dan kami berencana 25 tahun kedepan akan mengatapi seluruh dunia. Dan ini kami sudah mulai dari adanya sertifikasi TSM yang menyatakan bahwa produk Tatalogam telah memenuhi standar Amerika. Jadi kami dalam beberapa bulan kedepan akan merambah ke pasar Amerika dan Negara lainnya.” ungkap Stephanus. 

Menurutnya keberhasilan Tatalogam tidak terlepas dari peran serta authorized reseller dan pelanggan yang loyal terhadap produk-produk Tatalogam. Jaringan distribusi dan pelanggan Tatalogam tersebar di seluruh Indonesia. 

Terkait hal itu, salah satu distributor Tatalogam bapak Soetedjo dari CV Multimandiri, Papua mengatakan bahwa selama ini produk baja dari PT Tatalogam tidak pernah ada keluhan.

“Kualitas terjaga, setiap tahun ada inovasi yang baru dan mutunya terjaga,” ucap Soetedjo.

Sekadar informasi, pada tahun 1994 Tatalogam mulai produk genteng metal pertamanya dengan merek Multi Roof.

Sebagai pemegang hak paten Genteng Logam 2 Susun pada waktu itu, Multi Roof menjadi pilihan utama konsumen di Indonesia.

Beberapa produk Tatalogam seperti genteng metal Multi Roof, Surya Roof, Sakura Roof dan baja ringan TASO sering meraih penghargaan dari berbagai instansi dan lembaga pemeringkat. Top Brand dan OCI Award adalah sebagian contoh penghargaan yang pernah didapatkan oleh produk-produk Tatalogam.[]

Denny Iswanto

https://akurat.co