Rahmah

Strategi Cerdik Abu Nawas Bikin Kembali Jauhkan Dirinya dengan Hukuman, Begini Kisahnya

Kali ini Baginda Raja Harun benar-benar ingin menghukum Abu Nawas.


Strategi Cerdik Abu Nawas Bikin Kembali Jauhkan Dirinya dengan Hukuman, Begini Kisahnya
Ilustrasi Abu Nawas (pinterest.com)

AKURAT.CO  Tampaknya Baginda Raja Harun Ar-Rasyid masih mencari cara agar dapat mengalahkan Abu Nawas. Kali ini Baginda Raja Harun benar-benar ingin menghukum Abu Nawas. Karena memang akhir-akhir ini Abu Nawas sering membuat malu bahkan dihadapan rakyatnya sendiri.

Diketahui Baginda mempunyai dua  lumpang batu yang terbelah dua. Baginda berpikir dalam hatinya untuk memanggil Abu Nawas. Dengan kecerdasan seorang Abu Nawas mungkin bisa menyatukan kedua lumpang tersebut pikir Baginda Raja Harun Ar-Rasyid

Setelah datang Abu Nawas datang, Baginda Raja Harun Ar-Rasyidlangsung berkata, “Hai, Abu Nawas, tujuan engkau aku panggil ke istana, karena lumpang batuku terbelah dua. Sekarang aku meminta bantuanmu untuk menjahit lumpang itu. Jika engkau tidak sanggup, maka bersiaplah akan mendapat hubungan,"

"Ampun Baginda yang mulia, akan saya laksanakan perintah itu. Tetapi hamba minta waktu satu hari saja," kata Abu Nawas.

“Baiklah. Aku tunggu engkau pada besok pagi," jelas Baginda Raja Harun Ar-Rasyid.

Setelah itu, Abu Nawas pamit untuk kembali ke rumahnya. Setibanya di rumah, Abu Nawas langsung pergi mencari batu kecil-kecil yang serupa dengan batu lumpang itu. Kira-kira ia mendapat satu bakul. 

Keesokan paginya, Abu Nawas pergi menghadap baginda Raja Harun Ar-Rasyid. Setelah sampai di kerajaan, Baginda langsung bertanya, “Wahai, Abu Nawas, apa yang engkau sudah mebawa lumpang itu kemari?” 

"Mohon ampun Baginda yang mulia. Hamba minta tolong kepada Baginda untuk mengumpulkan dan memilih serat-serat benang dari batu itu. Setelah itu, hamba akan jahit batu itu,"

"Apan-apaan engkau ini. Siapa juga yang dapat membuat batu sekecil itu menjadi benang?” bentak Baginda Raja Harun Ar-Rasyid.

“Karena lumpang batu itu tidak akan bisa dijahit dengan benang biasa. Batu itu harus dijahit dengan benang yang terbuat dari batu, Baginda," kata Abu Nawas.

Setelah mendengar penjelasan Abu Nawas, dalam hati baginda berkata, jika Abu Nawas ini memang sangat cerdik dan banyak akalnya. Butuh waktu bagi Baginda Harun Ar-Rasyid untuk bisa mengalahkan kecerdikan seorang Abu Nawas.[]