Lifestyle

Stop, Jangan Asal Buang Obat Sembarangan

Jika menemukan obat yang sudah rusak, kedaluarsa atau sudah tak layak dikonsumsi, segera buang


Stop, Jangan Asal Buang Obat Sembarangan
Ilustrasi obat-obatan (THEHEALTHSITE.COM)

AKURAT.CO Sesekali coba tengok kotak obat yang ada di kota P3K di rumah, lalu pisahkan obat-obatan yang sudah kedaluwarsa atau lewat masa penggunaan dengan obat yang belum kedaluwarsa. Lalu, periksa obat yang belum kedaluwarsa, jika ada sudah rusak, segera buang obat tersebut. 

Berikut ciri-ciri obat rusak yang harus diperhatikan dan segera dibuang.

  • Terjadi perubahan warna, bau atau rasa yang berubah dari biasanya. Untuk obat kapsul, puyer dan tablet, terjadi perubahan menjadi lembap, lembek, basah dan lengket. Jika obat berbentuk cairan, salep, krim maka akan berubah menjadi keruh, kental, mengendap, memisah, mengeras.Timbul noda, bintik dan gas
  • Wadah rusak
  • Etiket tak terbaca atau sobek.

Jika menemukan obat yang sudah rusak, kedaluwarsa atau sudah tak layak dikonsumsi, segera buang. Hanya saja ada cara membuang obat yang tepat, agar tak mencemari lingkungan.

Dikutip dari Pedoman Gema Cermat (Gerakan Masyarakat Cerdas Gunakan obat) yang dibuat Kementerian Kesehatan RI, berikut cara membuang obat yang tepat.

  • Pisahkan isi obat dari kemasan.
  • Lepaskan etiket dan tutup dari wadah/botol/tube.
  • Buang kemasan obat (dus/blister/strip/bungkus lain), setelah dirobek atau digunting.
  • Buang isi obat sirup ke saluran pembuangan air (jamban), setelah diencerkan. 
  • Khusus sirup antibiotik, masukkan ke dalam plastik dan diencerkan dengan air atau campur dengan lumpur, kemudian buang ke tempat sampah.
  • Obat tablet dihancurkan lebih dulu atau untuk kapsul dibuka dan isinya dituangkan ke dalam plastik. Lalu, campurkan dengan air atau tanah, kemudian buang ke tempat sampah. 
  • Gunting tube salep/krim terlebih dulu dan buang dan pisahkan dari isinya ke tempat sampah.
  • Buang jarum insulin setelah dirusak dan dalam keadaan tutupnya terpasang.

Cara membuang obat yang benar harus diterapkan oleh semua orang, agar obat tak mencemari lingkungan dan tak dimanfaatkan orang yang tak bertanggung jawab.

Selain itu, beberapa jenis obat-obatan tertentu juga memiliki sifat berbahaya, yang harus dipahami masyarakat sebelum membuangnya, seperti antibiotik, inhaler, aerosol dan obat kanker.