Ekonomi

Stimulus Listrik Dilanjutkan, tapi Anggaran Dipangkas 50%

Pemerintah terus melanjutkan stimulus tarif listrik pada kuartal II-2021 untuk masyarakat kurang mampu, dan bisnis skala kecil.


Stimulus Listrik Dilanjutkan, tapi Anggaran Dipangkas 50%
Petugas menekan tombol pengisian token jaringan listrik yang bersubsisdi di rumah susun Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (13/11). Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan PT PLN (Persero) sedang menggodok penyederhanaan kelas golongan pelanggan listrik rumah tangga non-subsidi. Penyederhanaan tidak berlaku bagi pelanggan rumah tangga penerima subsidi. Golongan 450 VA dengan pelanggan sebanyak 23 juta rumah tangga dan golongan 900 VA dengan pelanggan 6,5 juta rumah tangg (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO Pemerintah terus melanjutkan stimulus tarif listrik pada kuartal II-2021 untuk masyarakat kurang mampu, dan bisnis skala kecil.

EVP Tarif dan Subsidi (EVP ATS) PT PLN (Persero) Tohari Hadiat mengatakan, total nilai stimulus yang diberikan pada kuartal II-2021 besarannya berkurang yakni hanya 50 persen dari anggaran kuartal I-2021.

Adapun total anggarannya yakni sebesar Rp2,3 triliun untuk kuartal II-2021.

"Karena anggaran triwulan I-2021 sekitar Rp4,6 triliun, sementara anggaran triwulan II-2021 itu setengahnya sekitar Rp2,3 triliun disebabkan 50 persen subsidi tersebut," kata Tohari dalam sebuah acara diskusi, Jakarta, Rabu (14/4/2021).

Ia mengatakan, jumlah pelanggan penerima stimulus masih sama seperti sebelumnya pada kuartal I-2021 yakni sebesar 30 juta pelanggan.

"Periode kuartal II-2021 sudah ada keputusan dari pemerintah yang diterbitkan, di mana keputusan intinya seluruh pelanggan yang menerima stimulus di periode 2020 dan kuartal I-2021, nilainya 50 persen diberikan di kuartal II-2021," ucapnya.

Pelanggan yang mendapatkan diskon tarif listrik sebesar 50 persen ini diberikan untuk golongan rumah tangga daya 450 VA (R1/TR 450 VA), golongan bisnis kecil daya 450 VA (B1/TR 450 VA), dan golongan industri kecil daya 450 VA (I1/TR 450 VA). Kemudian, pelanggan rumah tangga daya 90 VA bersubsidi mendapatkan diskon sebesar 25 persen.

Seperti diketahui, diskon listrik sendiri diberikan sejak April 2020 dengan alokasi anggaran sebesar Rp13,2 triliun hingga Desember 2020. Kemudian pada Januari 2021 hingga Maret 2021 sebesar Rp4,57 triliun, dan sudah terserap Rp4,1 triliun. []

Dhera Arizona Pratiwi

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu