Lifestyle

Stigma Buruk Pada ODHA Bisa Picu Bunuh Diri


Stigma Buruk Pada ODHA Bisa Picu Bunuh Diri
Prof. Dr. dr. Tjhin Wiguna, Sp. Kj, Guru Besar Psikiatri FKUI (AKURAT. CO/ Winnie Fatmawati)

AKURAT.CO Sebuah studi dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menunjukan dampak dari HIV/AIDS yang menyebabkan kematian dan cacat, salah satunya adalah berkaitan erat dengan gangguan kesehatan mental.

Prof. Dr. dr. Tjhin Wiguna, Sp. Kj, mengatakan, gangguan kesehatan mental pada Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) bisa dipicu dari depresi berat akibat stigma buruk yang harus dihadapinya.

"Kalau sudah sampai depresi berat, tidak jarang bisa sampai membuat seseorang bunuh diri," katanya kepada AkuratHealth di FKUI, Salemba, Jakarta Pusat, Senin (2/12).

Profesor Tjhin juga mengatakan, dampak dari stigma buruk pada ODHA bisa menyebabkan terjadinya serangan panik yang sering, kekhawatiran orang lain sampai mengetahui statusnya sebagai ODHA, dan akhirnya was-was setiap saat.

"Kalau menyumbang angka kematian bunuh diri banyak atau tidaknya, kita belum tahu, karena Saya belum ada risetnya. Tapi tentunya, Saya tegaskan outcome-nya bisa saja sampai bunuh diri," tutupnya.