News

Stakeholder Pelabuhan Tanjung Priok Kirim Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Banjir NTT

Bantuan tersebut dikirimkan stakeholder Pelabuhan Tanjung Priok melalui KM Umsini


Stakeholder Pelabuhan Tanjung Priok Kirim Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Banjir NTT
Stakeholder Pelabuhan Tanjung Priok

AKURAT.CO Pelabuhan Tanjung Priok melalui KM Umsini kembali mengirimkan bantuan kemanusiaan untuk korban banjir di Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (3/5/2021). Ini merupakan pengiriman bantuan kedua, setelah sebelumnya pengiriman dilakukan dengan KM Ciremai.

Bantuan kemanusiaan kali ini dari stakeholder pelabuhan mulai dari unsur pelayaran Tanjung Priok, perusahaan bongkar muat, keagenan dan yayasan satu hati.

Kepala Cabang Kantor PT Pelni Tanjung Priok Indria Prijatna menjelaskan, PT Pelni senantiasa siap melayani pengiriman bantuan melalui jalur pelayaran dan Kapal Penumpang yang setiap saat berlabuh dari pelabuhan tanjung priok dan pelabuhan lainnya di Indonesia.

Sementara itu Kepala Kantor Kesyahbandaran Tanjung Priok Dr Capt Wisnu Handoko mengungkapkan bantuan kemanusiaan dari unsur pelayaran ini merupakan yang pertama untuk korban musibah banjir NTT.

"Jenis bantuan antara lain sembako, alat medis, alat hygienes dan jenis bantuan lainnya sebanyak 20 ton. Unsur pelayaran dan kapal penumpang ke berbagai wilayah nusantara selalu siap diberangkatkan sesuai jadwal waktu dan rute yang ditetapkan dan bantuan kali ini diangkut dengan kapal KM Unsini," kata Wisnu Handoko dalam keterangannya, Selasa (4/5/2021).

Di tengah pandemi corona dan larangan mudik lebaran, pihak syahbandar tetap menjalankan operasional di pelabuhan untuk melayani penumpang dan pengiriman barang atau logistik ke berbagai daerah meski saat ini dibatasi 50% kapasitas muat. Dengan adanya larangan mudik tahun ini, kembali mengalami penurunan hingga 70 persen.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Usaha Angkutan Penumpang PT Pelni OM Sodikin mengatakan bahwa pihaknya selalu siap melaksanakan pengiriman bantuan kemanusiaan dengan armada kapal yang tersedia sesuai kebutuhan dan jadwal waktu keberangkatan. Sejak musibah tsunami Aceh, gempa Sumatera Barat, musibah Palu, Sulawesi Tengah, gempa Sulawesi Barat dan terakhir musibah banjir NTT.

"PT Pelni turut memberikan kontribusi nyata dan signifikan dalam pengiriman bantuan. Kami membangun konektivitas dengan pemerintah sebagai bagian dari PSO atau bantuan pelayanan publik dan selalu siap melayani pemerintah dan masyarakat termasuk dalam hal pengiriman bantuan kemanusiaan," ujar OM Sodikin.

Di tengah pandemi corona, PT Pelni menjalankan kebijakan cukup ketat terutama untuk para penumpang kapal. Mengingat masih di masa pandemi, PT Pelni cabang Tanjung Priok mewajibkan calon penumpang untuk melakukan protokol kesehatan mulai saat pembelian tiket, hingga di atas kapal dan membawa surat keterangan sehat hasil tes antigen. Hal yang sama dilakukan untuk awak kapal.[]

Erizky Bagus

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu