News

Staf Perpustakaan SMPN 6 Kota Bekasi Jadi Tersangka Pencabulan, Terancam 15 Tahun Penjara

Dari informasi yang diperoleh kepolisian, setidaknya ada 10 korban dari aksi bejat pelaku.

Staf Perpustakaan SMPN 6 Kota Bekasi Jadi Tersangka Pencabulan, Terancam 15 Tahun Penjara
Ilustrasi Penjara (Luqaman Hakim Naba)

AKURAT.CO, Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Hengki mengatakan tersangka pencabulan yang merupakan staf perpustakaan SMPN 6 Bekasi terancam hukuman pidana penjara selama 15 tahun.

Hengki mengatakan atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 82 junto pasal 76E Undang Undang Republik Indonesia nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah, pengganti UU No. 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua tentang UU RI Nomor 23 tahun 2022 tentang perlindungan anak.

“Dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara,” katanya, Selasa (2/8/2022).

baca juga:

Hengki menyampaikan 3 orang yang merupakan korban dari aksi bejat tersangka telah dimintai keterangannya.

“Kita berhasil mengamankan tersangka, yaitu satu orang berinisial DP (30), alamat Kampung Bojong Tua RT 01 RW 01 Kelurahan Jatimakmur, Kelurahan Pondok Gede, Kota Bekasi,” katanya.

“Yang bersangkutan bekerja sebagai tenaga kerja kontrak di perpustakaan SMP 6,” tambah Hengki.

Dari informasi yang diperoleh kepolisian, setidaknya ada 10 korban dari aksi bejat pelaku. Polisi telah meminta keterangan dari 3 korban berinisial AC, AK, dan RA.

“3 korban ini, kita memiliki saksi-saksi, Dimana korban, 3 ini kejadian tidak menceritakan kepada orang tua dan bercerita kepada temannya yang masih duduk di SMP adik kelasnya,” paparnya

“Ada beberapa saksi, S, C, A, serta kita lakukan pemeriksaan saksi lain (bersama) KPAD, psikologi UNISMA, dalam rangka pendampingan terutama psikologi,” tambahnya.

Hengki juga menuturkan, pelaku kerap mengirimkan konten porno kepada korban saat berkomunikasi.

“Dari komunikasi itu, pelaku terus menerus juga berbalik menghubungi korban dan mengirimkan pesan-pesan yang menggoda. Jadi pelaku ini setelah dihubungi oleh korban tentang pinjam meminjam buku, tetapi dimanfaatkan oleh tersangka ini dengan mengirimkan konten-konten yang genit maupun porno,” ungkapnya. []

Lihat Sumber Artikel di Jabarnews.com Disclaimer: Artikel ini adalah kerja sama antara AkuratCo dengan Jabarnewscom. Hal yang berkaitan dengan tulisan, foto, video, grafis, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab dari Jabarnewscom.