Lifestyle

Sri Sultan Hamengkubuwono X Komitmen Jaga dan Kembangkan Warisan Geologi Baru

Ditetapkan 20 warisan geologi baru di Daerah Istimewa Yogyakarta oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)


Sri Sultan Hamengkubuwono X Komitmen Jaga dan Kembangkan Warisan Geologi Baru
Kepala Badan Geologi Eko Budi Lelono (kanan) menyerahkan Keputusan Menteri ESDM Nomor 13.K/HK.1/MEM.G/2021 tentang Penetapan Warisan Geologi (Geoheritage) Daerah Istimewa Yogyakarta oleh Kementerian ESDM kepada Gubernur Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X (kiri), di Yogyakarta. (Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama Kementerian ESDM)

AKURAT.CO, Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengkubuwono X, mengungkapkan rasa terima kasih atas penetapan 20 warisan geologi baru di daerahnya oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Sri Sultan pun berkomitmen untuk menjaga dan mengembangkan warisan geologi baru tersebut.

"Kami mengucapkan rasa terima kasih yang dalam, disertai penghargaan yang tinggi atas penetapan tersebut. DIY telah menerima penetapan geoheritage yang terletak di Kabupaten Kulonprogo, Sleman, Bantul, dan Gunung Kidul, sesuai peta sebaran situs geoheritage di geosite DIY," ujar Sri Sultan secara virtual, di Yogyakarta, pada (23/4). 

"Kalau boleh saya bisa mengatakan bahwa pengakuan tersebut akan membawa konsekuensi bagi kami untuk berkomitmen penuh dalam menjaga memelihara dan mengembangkannya ke arah bentuknya rintisan geopark DIY," tambahnya.

Kepala Badan Geologi dari  Eko Budi Lelono dari Kementerian ESDM, Eko Budi Lelono, mengungkapkan dua hal penting yang mengikuti penetapan warisan geologi itu, yakni berkaitan dengan pemanfaatan ilmu pengetahuan dan pertumbuhan ekonomi di DIY.

"Pertama, berkaitan dengan pemanfaatannya sebagai bagian dari ilmu pengetahuan, jadi nanti mahasiswa bisa belajar bagaimana proses geologi yang sudah terjadi, bisa belajar sejarah geologi yang ada di sini," ujar Eko di kesempatan yang sama.

"Kedua, bisa memanfaatkan situs-situs geologi tersebut untuk kepentingan pariwisata misalnya, jadi lebih bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Yogyakarta," lanjut Eko. 

Diketahui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah menetapkan 20 lokasi warisan geologi (geoheritage) baru di Yogyakarta yang tersebar di Kabupaten Kulonprogo, Sleman, Bantul, dan Gunung Kidul, melalui acara penyerahan Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM Nomor 13.K/HK.1/MEM.G/2021 tentang Penetapan Warisan Geologi  Daerah Istimewa Yogyakarta. 

Berdasarkan Kepmen tersebut, ditetapkan 20 lokasi warisan geologi dengan pemeringkatan warisan geologi, antara lain sepuluh lokasi ditetapkan sebagai Warisan Geologi Lokal, sembilan lokasi ditetapkan sebagai Warisan Geologi Nasional dan satu lokasi ditetapkan sebagai Warisan Geologi Internasional.

Dua puluh situs warisan geologi tersebut tersebar di Kabupaten Kulon Progo sebanyak lima lokasi, Kabupaten Sleman sebanyak tujuh Lokasi, Kabupaten Bantul sebanyak tiga lokasi, dan Kabupaten Gunungkidul sebanyak lima lokasi.

Irma Fauzia

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu