Ekonomi

Sri Mulyani Tegaskan Green Economy Tak Akan Pacu Jumlah Pengangguran

Sri Mulyani Tegaskan  Green Economy Tak Akan Pacu Jumlah Pengangguran
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan penerapan ekonomi hijau tak akan menambah tingkat pengangguran dan kemiskinan (Screencapture Youtube Kemenkeu)

AKURAT.CO, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan penerapan ekonomi hijau tak akan menambah tingkat pengangguran dan kemiskinan. Ia berpendapat bahwa tujuan dari ekonomi hijau atau green economy itu sendiri adalah bagian dari sustainable economy atau ekonomi yang berkelanjutan.

Dengan demikian, tujuan dari green economy sendiri ialah untuk meningkatkan pertumbuhan dari sisi ekonomi masyarakat serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).

" Transisi ekonomi hijau seharusnya tidak meningkatkan kemiskinan atau pengangguran, tetapi pertumbuhan ekonomi hijau akan dan harus menciptakan pekerjaan baru dan lebih berkualitas," kata Sri Mulyani pada diskusi G20 Indonesia 2022 yang bertajuk Sustainable Finance for Climate Transition Roundtable di Nusa Dua, Bali, pada Kamis (14/7/2022).

baca juga:

Selain itu, ia juga menekankan ekonomi hijau setidaknya harus membuka peluang yang lebih besar kedepannya, dengan begitu akan menjadi jawaban pekerjaan untuk masa depan dengan memastikan perlindungan yang kuat untuk generasi saat ini.

" Transisi ekonomi hijau adalah untuk generasi masa depan dan juga harus memastikan perlindungan yang kuat untuk generasi saat ini, terutama bagi masyarakat miskin dan paling rentan," jelasnya.

Sri Mulyani juga menekankan bahwa negara akan tetap hadir untuk menciptakan balancing pelayanan publik, yang utamanya menyangkut soal krisis baik di masyarakat, negara, dan ekonomi.

" Tak peduli pendapatan kalian rendah atau tinggi, kalau kalian sudah berhadapan dengan tekanan harga yang meningkat, itu tidak hanya berkelanjutan saja. Sehingga pemerintah akan selalu memegang prinsip adil dan terjangkau," tambah dia.

Di lain sisi, ketidakpastian global yang turut mempengaruhi harga energi dalam negeri juga menjadikan pandangan pada konteks perekonimian hijau untuk transisi energi baru terbarukan, Sri Mulyani beranggapan bahwa negara harus turut mengambil peran penting didalamnya.

Selain itu, Sri Mulyani juga menyampaikan bahwa setidaknya negara akan menjamin 4 hal yang di antaranya sebagai berikut: