Olahraga

Spanyol Meledak dalam Euforia Rafael Nadal

Kemenangan Rafael Nadal atas Daniil Medvedev juga terjadi lewat kegilaan sensasi tenis lewat laga final berdurasi lima jam 24 menit.


Spanyol Meledak dalam Euforia Rafael Nadal
Potret petenis asal Spanyol, Rafael Nadal, di sampul harian olahraga Marca ketika merayakan keberhasilannya menjuarai Australia Terbuka 2022. (FOOTBALL ESPANA)

AKURAT.CO, Karena statusnya sebagai warga Spanyol, sudahlah tentu keberhasilan Rafael Nadal menjuarai Australia Terbuka 2022 menimbulkan suka cita yang lebih di negaranya. Awal pekan selepas Nadal mengalahkan petenis asal Rusia, Daniil Medvedev, di final Australia Terbuka di Melbourne, Minggu (30/1), Spanyol meriah dalam kegembiraan.

“Ketika seseorang bilang kepada Anda sesuatu yang tidak mungkin, pikirkan Rafa,” tulis judul sampul salah satu harian olahraga terbesar Spanyol, Marca, Senin (31/1), sebagaimana dipetik dari Channel News Asia.

Spanyol bergembira bukan saja karena Nadal memecahkan rekor petenis tunggal putra dengan gelar grand slam terbanyak di Australia Terbuka tahun ini, namun juga karena atlet berusia 35 tahun itu menang setelah sempat diperkirakan bakal memudar karena cedera yang melandanya tahun lalu.

baca juga:

“Yang terbesar di antara yang terbesar,” tulis surat kabar umum paling populer di Spanyol, El Pais.

Ucapan selamat juga datang dari kalangan olahraga. Juara dunia MotoGP delapan kali, Marc Marquez, misalnya, menggambarkan kemenangan Nadal dalam laga lima set melawan Medvedev sebagai “brutal”.

“Hati yang besar, cara berpikir yang besar, nyali besar, semuanya besar, betapa teladannya kamu! Saya akan mengikuti jejakmu,” cuit Marc Marquez.

Dari klub raksasa yang berbasis di ibukota Spanyol, Real Madrid, ucapan selamat datang dari sang pelatih, Carlo Ancelotti, dan gelandang asal Kroasia, Luka Modric. “Karakter dan niat yang jadi layak jadi contoh. Bravo, Rafa,” kata Ancelotti.

Dari Istana Spanyol, ucapan selamat juga tak luput disampaikan oleh Raja Felipe VI. Sang Raja mengatakan bahwa Nadal sudah memberikan bukti bahwa tak ada halangan yang tak bisa diatasi.

“Rafa, kami sudah kehabisan kata-kata yang indah untuk dikatakan. Tak ada rintangan untuk mereka yang tak berbatas,” kata Felipe VI.

Kemenangan Nadal atas Medvedev juga terjadi lewat kegilaan sensasi tenis. Mantan petenis ranking satu dunia itu tertinggal lebih dulu di dua set awal kemudian membalikkan keadaan dengan merebut tiga set penutup dengan total durasi pertandingan selama lima jam 24 menit.

Kini, Nadal menjadi yang terdepan dengan 21 gelar grand slam melewati dua koleganya yang mengumpulkan 20 gelar, Novak Djokovic dan Roger Federer.[]