Olahraga

Spanyol Diwarnai Kontroversi VAR Madrid-Sevilla dan Kemarahan Zidane

VAR dianggap menjadi biang kegagalan Real Madrid menggeser Atletico Madrid di posisi puncak klasemen La Liga Spanyol 2020-2021.


Spanyol Diwarnai Kontroversi VAR Madrid-Sevilla dan Kemarahan Zidane
Pemain Sevilla, Fernando, ketika hendak menendang bola ke gawang Real Madrid di Madrid, Spanyol, Minggu (9/5).

AKURAT.CO, Hasil imbang 2-2 antara Real Madrid dan Sevilla dalam laga pekan ke-35 La Liga Spanyol 2020-2021 menjadi pembicaraan di media olahraga Spanyol karena kontroversi VAR (Asisten Video Wasit).

Terutama di halaman depan surat kabar yang berbasis di Madrid, Marca dan AS. Dua media terkemuka tersebut menyoroti keputusan kontroversial wasit yang menggunakan VAR untuk membatalkan gol Karim Benzema sementara itu memberikan penalti untuk Sevilla melalui Ivan Rakitic yang juga karena VAR.

Benzema telah menggetarkan jala gawang Sevilla di menit ke-12 melalui Benzema memanfaatkan umpan silang Alvaro Odriozola. Namun, setelah wasit Juan Martinez Munuera melakukan pemeriksaan VAR Odriozola terlebih dahulu dinyatakan berada dalam posisi off-side.

Sevilla akhirnya unggul lebih dulu melalui gol Fernando sepuluh menit kemudian, namun Marco Asensio membalas di menit ke-67. Di menit ke-77 wasit kembali memeriksa VAR untuk melihat kemungkinan hand ball Eder Militao yang akhirnya berbuah penalti untuk Sevilla.

Rakitic maju sebagai eksekutor dan sukses menuntaskan tugasnya. Los Blancos–julukan Madrid–beruntung karena Toni Kroos mencetak gol penyama kedudukan di waktu tambahan akhir laga.

Keputusan wasit Juan Martinez Munuera dalam laga di Stadion Alfredo Di Stefano di Madrid, Spanyol, Minggu (9/5), itu bukan sekadar hasil imbang bagi kedua klub, namun juga berpengaruh besar terhadap persaingan perburuan gelar La Liga musim ini.

Madrid seharusnya bisa menggeser pemuncak klasemen, Atletico Madrid, jika mereka berhasil mengalahkan Sevilla. Menggeser Sevilla berarti juga berada di posisi terdepan untuk meraih gelar La Liga.

Selain soal VAR, pelatih Madrid, Zinedine Zidane, angkat bicara soal kepemimpinan wasit. Meminta penjelasan kepada wasit, Zidane mengaku kesal karena timnya penalti tidak mendapat penalti setelah hand ball yang juga dilakukan oleh Sevilla.

“Saya tidak mengerti apapun dari wasit. Jika ada hand ball Militao, Sevilla juga hand ball,” kata Zidane. “Saya tidak yakin dengan apa yang dia (wasit) katakan kepada saya. Saya tidak pernah bicara soal wasit, tetapi hari ini saya marah.”

Kini, Madrid berada di posisi kedua klasemen dengan nilai setara Barcelona yang berada di posisi ketiga. Madrid dan Barcelona hanya berselisih dua angka dengan sama-sama memiliki tiga laga sisa.[]

Hervin Saputra

https://akurat.co