News

Spanyol Diteror Serentetan Bom Surat, Dikirim ke Perdana Menteri hingga Kedutaan Ukraina

Spanyol Diteror Serentetan Bom Surat, Dikirim ke Perdana Menteri hingga Kedutaan Ukraina
Pangkalan udara Torrejon de Ardoz menjadi salah satu institusi Spanyol yang menerima bom surat. (REUTERS)

AKURAT.CO Serentetan bom surat meneror Spanyol baru-baru ini. Salah satunya dikirim ke Perdana Menteri Pedro Sanchez dan satunya lagi ke kedutaan Ukraina di Madrid. Tak pelak, keamanan di gedung publik dan diplomatik diperketat.

Dilansir dari Reuters, amplop berisi bahan peledak yang ditujukan kepada Sanchez telah diterima pada 24 November. Surat itu pun dilucuti oleh tim keamanannya, menurut pernyataan Kementerian Dalam Negeri pada Kamis (1/12).

Perangkat ini mirip dengan paket yang kemudian diterima oleh kedutaan Ukraina dan sebuah perusahaan senjata Spanyol pada Rabu (30/11). Sebuah perangkat lainnya lantas dicegat di pangkalan angkatan udara Spanyol Torrejon de Ardoz pada Kamis (1/12) dini hari. Perangkat ke-5 diterima di Kementerian Pertahanan Spanyol pada Kamis (1/12) pagi dan dijinakkan oleh petugas khusus polisi.

baca juga:

Menurut seorang sumber yang dekat dengan penyelidikan, perangkat yang dikirim ke kantor perdana menteri, kedutaan Ukraina, pangkalan udara, dan pabrik senjata berada dalam amplop cokelat yang sama dan ditujukan kepada kepala masing-masing institusi. Isinya bubuk mesiu dengan alat pengapian listrik yang akan membuat bubuk mesiu tersebut terbakar, alih-alih meledak.

Kantor Pos Correos Spanyol pun diminta untuk bekerja sama dalam prapenyaringan semua amplop serupa. Sementara itu, Pengadilan Tinggi Spanyol khusus terorisme telah membuka penyelidikan, menurut sumber yudisial.

Timbulkan Korban

Perangkat yang dikirim ke kedutaan Ukraina diterima pada Rabu (30/11) saat jam istirahat siang dan meledak ketika dibuka oleh petugas keamanan. Menurut Duta Besar Serhii Pohoreltsev, paket mencurigakan yang ditujukan kepadanya itu diserahkan kepada komandan kedutaan Ukraina. Ia pun membawanya ke luar untuk dibuka.

"Setelah kotak terbuka, terdengar bunyi klik. Ia pun melemparkannya, kemudian terdengar ledakan. Meski tak memegang kotak itu saat meledak, tangan komandan terluka dan mengalami gegar otak," terang Pohoreltsev.

Setelah insiden tersebut, Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba memerintahkan semua kedutaan Kyiv di luar negeri agar segera memperketat keamanannya.

Paket lain dipastikan telah diterima oleh kantor pusat pabrik senjata Spanyl, Instalaza, di Zaragoza pada Rabu (30/11) malam. Instalaza sendiri memproduksi peluncur roket C90 yang dipasok Spanyol ke Ukraina.

Pasukan keamanan Spanyol juga menemukan alat peledak mencurigakan pada Kamis (1/12) pagi yang disembunyikan di dalam amplop. Perangkat itu dikirim ke pusat satelit Uni Eropa di pangkalan udara Torrejon de Ardoz. Setelah memindai amplop dengan sinar-X, petugas keamanan angkatan udara menyatakannya berisi 'peralatan'.

Pusat satelit sendiri mendukung kebijakan luar negeri dan keamanan Uni Eropa dengan mengumpulkan informasi dan perangkat intelijen ruang angkasa. Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Josep Borrell menjuluki sistem itu sebagai 'mata Eropa' pada bulan September. []