Tech

SpaceX Kembali Berhasil Luncurkan 4 Astronaut dalam Misi NASA, 3 Kali Dalam Satu Tahun!

SpaceX meluncurkan lagi astronaut ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) pada Jumat (23/4), ketiga kalinya dalam satu tahun terakhir.


SpaceX Kembali Berhasil Luncurkan 4 Astronaut dalam Misi NASA, 3 Kali Dalam Satu Tahun!
SpaceX meluncurkan tim yang terdiri dari empat astronaut dalam penerbangan ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) pada hari Jumat (23/4). (reuters.com)

AKURAT.CO, Perusahaan roket komersial NASA dan Elon Musk, SpaceX, meluncurkan tim yang terdiri dari empat astronaut baru dalam penerbangan ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) pada hari Jumat (23/4), awak pertama yang pernah meluncur ke orbit dengan pendorong roket yang didaur ulang dari penerbangan luar angkasa sebelumnya.

Kapsul Crew Dragon milik perusahaan, Endeavour, juga melakukan penerbangan kedua. Melesat pada pukul 05.49 pagi waktu setempat dengan ditenagai oleh 9 mesin Merlin, penerbangan ini dilakukan di atas roket Falcon 9. Selain itu, proses peluncuran ini juga disiarkan langsung di NASA TV dari Cape Canaveral. 

Tim tersebut akan mengorbit sejauh 400 kilometer dari Bumi. Dalam 23 jam perjalanannya, tim akan menyantap makanan dan snack kemasan dan tidur selama beberapa jam. 

Dalam 10 menit dari peluncuran, bagian kedua roket telah berhasil mengirimkan tim ke orbit Bumi, melesat dengan kecepatan 17 mil per jam. Sedangkan bagian pertama roket terjun kembali ke Bumi dan berhasil mendarat dengan aman di sebuah landasan yang mengambang di Laut Atlantik di atas sebuah kapal drone yang diberi nama Of Course I Still Love You (Tentu Saja Aku Masih Mencintaimu).

Misi menandai kembali aktifnya kapsul Crew Dragon yang diluncurkan oleh NASA setelah vakum selama 9 tahun sejak tahun 2011 lalu. Selain itu, peluncuran tersebut adalah penerbangan ketiga yang diluncurkan ke orbit Bumi dalam 11 bulan terakhir di bawah kesepatakan NASA dengan SpaceX. 

Dilakukan pada akhir Mei tahun lalu, penerbangan pertama berupa uji coba ini membawa dua astronaut. Sedangkan penerbangan kedua terjadi pada November tahun lalu yang membawa empat astronaut. 

“Masa depan terlihat menarik. Menurut saya kita berada di sebuah era baru dari eksplorasi luar angkasa,” jelas Elon Musk. 

Penerbangan yang dilakukan pada hari Jumat lalu tersebut terdiri dari dua astronaut NASA, yaitu komandan misi, Shane Kimbrough dan pilot Megan McArthur. Selain itu ada juga dua astronaut Agensi Luar Angkasa Eropa (ESA), yaitu Akihiko Hoshide dan Thomas Pesquet. 

Keempat astronaut (Crew 2) tersebut nantinya akan berada di luar angkasa selama enam bulan untuk melakukan sejumlah eksperimen penelitian dan melakukan sejumlah perawatan sebelum akhirnya kembali ke Bumi. Sedangkan empat tim dari Crew 1 yang diterbangkan ke ISS pada November 2020 lalu dijadwalkan akan pulang ke Bumi pada 28 April 2021 mendatang.

Penerbangan Crew 2 ini mencetak sejarah baru karena bagian pertama roket Falcon 9 yang akhirnya kembali dan meledak yang meluncurkan Crew 1 dulu digunakan kembali dalam penerbangan Crew 2 ini. Momen ini juga menandai roket booster pertama di dunia yang pernah digunakan kembali dalam penerbangan. 

Booster (roket bagian pertama) daur ulang yang didesain kembali ke Bumi dan berhasil mendarat dengan selamat, adalah misi utama dari strategi SpaceX untuk membuat penerbangan luar angkasa lebih komersial. Dalam menjalankan misi ini, SpaceX telah mencatat dan menggunakan kembali berbagai booster roket Falcon 9 yang berhasil kembali ke Bumi dengan aman, di mana sebelumnya digunakan hanya sebagai kargo.

Selain itu, pilot, McArthur juga mencetak sejarah sebagai pilot roket luar angkasa pertama dalam Crew Dragon dan orang kedua dalam keluarganya yang berhasil naik dalam kapsul SpaceX. Dirinya menikah dengan astronaut Bob Behnken yang berhasil naik dalam penerbangan demo dari SpaceX tahun lalu.[]

Ahada Ramadhana

https://akurat.co