Rahmah

Sowan ke PBNU, Menteri ATR/BPN Bahas Penyelamatan Aset-aset NU

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sofyan Djalil berkunjung ke Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU)


Sowan ke PBNU, Menteri ATR/BPN Bahas Penyelamatan Aset-aset NU
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sofyan Djalil berkunjung ke kantor PBNU, Rabu (25/5/2022). (PBNU)

AKURAT.CO Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sofyan Djalil berkunjung ke Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Lantai 3 gedung PBNU, Jl. Krama Raya 164, Jakarta Pusat, Rabu (25/5/2022). 

Kunjungan yang diterima langsung oleh Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf atau akrab disapa Gus Yahya ini membahas tema yang sangat luas termasuk tentang cara menyelamatkan aset-aset  NU.   

“Kami berdiskusi panjang dengan tema sangat luas dan menarik, terutama penjajakan  kerjasama antara NU dan BPN. Termasuk juga mewujudkan  gagasan inovatif dari Pak Sofyan untuk kemajuan NU ke depan,“ kata Gus Yahya dari rilis yang diterima.

baca juga:

Melalui pertemuan ini, Gus Yahya berharap NU dan BPN, maupun lembaga yang dikembangkan Sofyan Djalil akan semakin erat bekerjasama, baik bidang aset, bidang pendidikan serta ekonomi untuk kemaslahatan umat.  

“Insya Allah seluruh kerjasama ini akan bermanfaat bagi warga NU,” tegas pria kelahiran Rembang, 16 Februari 1966 itu.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil menjelaskan, sebelumnya sudah ada Memorandum of Understanding (MoU) antara NU dan BPN namun sudah kadaluarsa. Sehingga, kata dia, kerjasama tersebut akan dilanjutkan serta akan diperbaiki lebih baik lagi.

"BPN punya kewajiban mendaftarkan seluruh set-aset NU, seperti tanah waqaf banyak yang belum bersertifat  sehigga berpotensi terjadi konflik tanah di masa depan,” ucap Sofyan Djalil. 

Selain itu, pihaknya juga siap menggerakan aparat BPN seluruh Indonesia untuk menjalin komunikasi dan kerjsama dengan PWNU dan PCNU seluruh Indonesia.

“Insya Allah kerjasama akan dipercepat. Kami akan  mengerakan jajaran BPN seluruh Indoensia di tingkat daerah untuk mendata aset aset NU di daerah,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) menerima kunjungan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa, di Kantor PBNU, Jakarta Pusat, Senin (23/5/2022) siang. Perbincangan Gus Yahya dan Andika Perkasa berlangsung dengan santai dan hangat.

"Mudah-mudahan ada sinergi yang kuat antara kedua belah pihak untuk menjaga persatuan-kesatuan bangsa, menjaga kondusivitas keadaan masyarakat dan sekaligus juga mengukuhkan agenda internal di tengah masyarakat kita ini,” kata Gus Yahya dikutip NU Online.