News

Sosok AKP Niko Purba, Pernah Tangkap Ratna Sarumpaet Kasus Hoaks

Niko Purba merupakan lulusan AKPOL 2008


Sosok AKP Niko Purba, Pernah Tangkap Ratna Sarumpaet Kasus Hoaks
Kanit Reskrim Polsek Kembangan AKP Niko Purba saat ditemui di Polsek Kembangan untuk wawancara khusus, Jakarta Barat, Senin (21/9/2020). (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO  Bertubuh tinggi dan kekar, kemampuan AKP Niko Purba dalam dunia kepolisian patut diperhitungkan. Sejumlah kasus besar pernah diungkap olehnya semasa berdinas di Jatanras Polda Metro Jaya beberapa tahun silam.

Niko Purba merupakan lulusan AKPOL 2008 silam dan kini menjabat sebagai Kanit Reskrim Polsek Kembangan. Ia mulai meniti karirnya ketika mendaftarkan diri di Polda Kalimantan Selatan pada 2005 dan lulus pada 2008.

Ia pun menjalani dinas pertamanya di Polda Riau pada awal 2009. Hanya berselang satu pekan, ia dipindahkan ke Polres Rokan Hulu, Riau dan tak terasa ia menjalankan tugasnya selama 4 tahun.

"Di sana saya jabat sebagai Kanit Buser, Kanit Tindak Pidana Tertentu, dan KBO Reskrim. Terus saya dipromosikan sebagai Kanit Reskrim Polsek Bagan Sinembak Polres Rokan Hilir selama 1 tahun. Setelah itu saya dimutasi ke Kanit Krimsus Polda Riau dan selesai di sana saya Sekolah di PTIK tahun 2014," terang Niko kepada Akurat.co.

Setelah lulus dari PTIK 2015, Niko tidak kembali ke Polda Riau, tapi ia mendapatkan tempat di Polda Metro Jaya. Ia mendapatkan jabatan sebagai Paur Reminops, Biro Ops Polda Metro Jaya selama 5 bulan.

Kemudian, ia ditempatkan ke Jatanras Polda Metro Jaya sebagai Panit dibeberapa Unit. Niko berdinas di sana kurang lebih 3 tahun 6 bulan, hingga akhirnya ia dimutasi ke Polres Metro Jakarta Barat.

"Di Polres Metro Jakarta Barat saya ditempatkan sebagai Panit Reskrim Polsek Metro Tamansari selama 7 bukan dan baru dipindahkan ke Kanit Reskrim Polsek Kembangan," tegas dia.

Sosok AKP Niko Purba, Pernah Tangkap Ratna Sarumpaet Kasus Hoaks - Foto 1
AKP Niko Purba. AKURAT.CO/Sopian

Pernah Tangkap Tokoh Politik 212 dan Kasus Hoax Ratna Sarumpaet

AKP Niko Purba melakukan penangkapan terhadap sejumlah tokoh aktivis atas dugaan makar seperti Sri Bintang Pamungkas, Ahmad Dhani dan beberapa tokoh lainnya usai aksi 212 tahun 2016. Kasus ini mencuri perhatian publik karena Sri Bintang dan tokoh lainnya diduga melakukan makar kepada rezim Joko Widodo.