News

Sopir Truk Kecelakaan Maut di Balikpapan Langgar Aturan Jam Melintas

Seharusnya kendaraan truk memutar tapi pada kenyataannya justru melintas di jalan tersebut


Sopir Truk Kecelakaan Maut di Balikpapan Langgar Aturan Jam Melintas
Kecelakaan di Balikpapan (Tangkap layar rekaman CCTV yang viral di media sosial)

AKURAT.CO - Sopir truk yang menyebabkan kecelakaan maut Simpang Muara Rapak Jalan Sukarno-Hatta, Balikpapan melanggar aturan. Akibat kecelakaan itu, empat orang tewas dan satu kritis.

Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Yusuf Sutejo menyatakan sopir truk melanggar peraturan Wali Kota yang mengatur kendaraan berat dilarang melintas dari pukul 06.00 sampai dengan 21.00 WITA. Sementara kecelakaan maut itu terjadi sekitar 06.15 WITA. 

Yusuf menyebutkan, kecelakaan maut di Balikpapan itu murni pelanggaran pengemudi karena ingin cepat sampai tujuan. Seharusnya kendaraan truk memutar tapi pada kenyataannya justru melintas di jalan tersebut.

baca juga:

"Tapi ini memang kejadian pelanggaran yang dilakukan pengemudi truk untuk sampai ke tempat tujuan. Dia harusnya memutar, tak boleh lewat situ," ujar Yusuf, Jumat (21/1/2022).

"Sopir truk sudah mulai mengurangi persneling dari empat ke tiga dan sesampai di depan Bank Mandiri rem sudah tidak berfungsi, dan truk meluncur laju menabrak yang ada di depannya saat kejadian lampu traffick light berwarna merah," ungkap Yusuf.

Diberitakan sebelumnya, kecelakaan maut yang menewaskan lima orang terjadi di turunan simpang Muara Rapak, Balikpapan, Kalimantan Timur, Jumat (21/1/2022).

Mulanya, truk tronton bermuatan kontainer 20 fit berisikan kapur pembersih air dengan berat 20 ton, bergerak menuju Kampung Baru, Balikpapan Barat.

Truk bernomor polisi KT-8534-AJ itu dikendarai Muhammad Ali (48). Dia beranjak dari lokasi parkirnya di Jalan Pulau Balang, Km 13 Kelurahan Karang Joang, Balikpapan Utara.

Begitu tiba di depan Rajawali Foto, sang sopir mulai mengurangi persneling dari empat ketiga.

Namun, sesampai di depan Bank Mandiri, persis jalan turunan simpang Muara Rapak, rem truk diduga blong alias tak berfungsi.

Akibatnya, truk itu meluncur laju dan menabrak pengendara yang sedang berhenti mengantre menunggu pergantian lampu merah di traffic light Muara Rapak.[]