News

Sopir Angkot Rampok Penumpangnya di Tangerang


 Sopir Angkot Rampok Penumpangnya di Tangerang
Ilustrasi perampokan (ISTIMEWA)

AKURAT.CO, Yudi (27), sopir angkutan kota (angkot) jurusan Kalideres-Kotabumi, harus menahan rasa sakitnya saat peluru polisi bersarang di kakinya. Tindakan tersebut harus dilakukan petugas karena pelaku merampok penumpangnya sendiri.

"Korban bernama Ahmad Zaeni (24) mengalami luka di bagian leher akibat benda tajam yang dilakukan pelaku," kata Kapolres Metro Tangerang Kombes Harry Kurniawan, Senin (29/1).

Harry menjelaskan, peristiwa perampokan dalam angkot tersebut terjadi di Jalan Raya Perum Taman Elang, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang pada Jumat 19 Januari 2018. Sepekan memburu, tim buser pimpinan Kanit Reskrim AKP Zazuli akhirnya meringkus Yudi.

"Pelaku kami tangkap di rumah kontrakannya di daerah Cadas, Sepatan, Kabupaten Tangerang," ungkap Harry didampingi Kapolsek Jatiuwung Kompol Eliantoro Jalmaf.

Selain mengamankan Yudi, sebuah mobil angkot bernopol B 1672 IT, sebilah golok, tas korban berisi paspor dan baju bernoda darah disita petugas sebagai barang bukti. Akibat perbuatannya, Yudi terancam dihukum 12 tahun penjara.

"Pelaku kita jerat dengan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan," ujar Harry.

Harry menjelaskan, terungkapnya aksi perampokan dalam angkot berawal dari laporan Ahmad Zaeni. Saat itu korban ditemukan berlumuran darah di sekitar lokasi kejadian. Dalam perjalanan ke rumah sakit, karyawan Erafone ini mengaku baru saja dirampok di dalam angkot jurusan Kalideres-Kotabumi.

"Setelah menerima laporan, Reskrim Polsek Jatiuwung langsung melakukan olah TKP dan memeriksa keterangan saksi-saksi," jelasnya.

Dari lokasi, lanjut Harry, pihaknya mendapat petunjuk berharga. Tim buser kemudian mencari mobil angkot putih-hijau yang belakangan diketahui bernopol B 1671 IT.

"Kendaraan itu berhasil ditemukan dipinggir jalan dekat Masjid Nagrak," katanya.

Penyelidikan pun berlanjut dengan mencari sopir angkot. Dari keterangan pemilik angkot, mobil tersebut ternyata dikemudikan sopir tembak bernama Yudi.

"Setelah dilakukan penangkapan, aksi jahat itu diakui pelaku bersama dua rekannya, yang kini masih dalam perburuan tim buser," ucap Harry.

Kepada penyidik, Yudi mengaku terpaksa merampok penumpangnya sendiri karena terdesak kebutuhan ekonomi.

"Alasannya mau nyari uang lebih, karena narik malem itu sepi. Dan saat kejadian penumpang cuma ada korban," pungkasnya.[]

Iwan Setiawan

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu