News

Solidaritas pada Korban Bencana Erupsi dan Tsunami Tonga, WNI di Suva Inisiatif Beri Bantuan 

Peristiwa erupsi itu memicu gelombang tsunami dahsyat


Solidaritas pada Korban Bencana Erupsi dan Tsunami Tonga, WNI di Suva Inisiatif Beri Bantuan 
Dubes Indonesia Benyamin Carnadi saat menyerahkan bantuan untuk korban erupsi dan tsunami untuk masyarakat Tonga (Layanan Geologi Tonga/Express/Reuters via CNN)

AKURAT.CO, Perhatian untuk Tonga yang dilanda bencana ganda-tsunami dan erupsi-ikut ditunjukkan oleh Warga Negara Indonesia (WNI) yang tinggal di Suva, Kepulauan Fiji. 

Duta Besar Republik Indonesia untuk Fiji, Benyamin Scott, mengungkap upaya bantuan itu melalui Instagramnya. Disebutkan bahwa bantuan untuk Tonga merupakan inisiatif swadaya yg terkumpul dari sekitar belasan WNI yg berdomisili di Suva. Bantuan itu pun diharapkan mampu meringankan kesusahan warga Tonga, yang juga menjadi sesama penghuni negara di Kepulauan Pasifik.

Hingga pada Jumat (28/1), bantuan dari para WNI diserahkan langsung oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Suva. Adapun bantuan datang tepat pukul 11 siang waktu setempat, di stadion Olimpiade Vodaphone Arena. Rencananya, bantuan akan diangkut dengan kapal berbendera Fiji ke Tonga pada malam waktu Suva.  

baca juga:

 Instagram/@bencarnadi

"Jum'aah Barokah!!..28 Jan 2022, a/n komunitas #diasporaindonesia di Suva, kepulauan Fiji , tepat jam 11.00, di Vodaphone Arena, kami menyerahkan care relief support dari WNI di Suva, Fiji, untuk masyarakat #Tonga yg mengalami bencana alam meletusnya area vulkanik bawah laut Hunga Tonga–Hunga Haʻapai beberapa waktu lalu..

"National Disaster and Management Office Fiji mengorganisir dan membuka kesempatan pengumpulan bantuan ini yg rencananya akan diangkut dengan Kapal berbendera Fiji ke Tonga berangkat malam nanti waktu Suva. 

"Mendoakan Tonga yg berpenduduk sekitar 100 ribuan jiwa dapat segera bangkit, dan bersemangat membangun negeri pulau nya kembali paska bencana. Ammiiin," tulis Benyamin sambil menyertakan sejumlah foto penyerahan bantuan perawatan dasar, bertuliskan 'Dari Komunitas Indonesia di Suva, Fiji'.

 Instagram/@bencarnadi

Pasukan pertahanan Jepang, Selandia Baru, dan Australia juga telah mulai mengirimkan pasokan bantuan darurat ke Tonga. Bantuan yang dikirim terutama air yang sangat dibutuhkan warga Tonga karena dampak abu vulkanik tebal. 

Hunga Tonga, yang merupakan pulau vulkanik tak berpenghuni dan gunung berapi bawah laut, mulai memuntahkan erupsi pada 14 Januari 2022. Letusan itu kemudian mencapai klimaksnya pada hari berikutnya, 15 Januari, dengan gelombang kejut ke hampir separuh Bumi. 

Peristiwa erupsi itu memicu gelombang tsunami dahsyat dengan pemerintah Tonga mengatakan ketinggian gelombang mencapai hingga 15 meter.

Tsunami juga pada akhirnya sampai ke luar Tonga,  merusak sejumlah wilayah di Selandia Baru, Jepang, Timur Jauh Rusia, Chili, hingga Amerika Serikat (AS). Setelahnya, Peru mengeluarkan status bencana lingkungan sebagai dampak dari tumpahnya minyak dari sebuah kapal tanker yang dihantam gelombang tak biasa. 

Bencana ganda itu telah merenggut sedikitnya tiga nyawa di Tonga dan mengakibatkan kematian dua pengunjung yang tenggelam di pantai Peru.

Oleh NASA, kekuatan letusan Tonga digadang-gadang mencapai ratusan kali lebih besar daripada bom atom yang dijatuhkan AS ke Hiroshima tahun 1945. []