Entertainment

Soal Plagiat Merchandise CIX, C9 Entertainment Tersandung Masalah Hukum dan Etis

Merchandise CIX tidak jadi dijual setelah menimbulkan polemik


Soal Plagiat Merchandise CIX, C9 Entertainment Tersandung Masalah Hukum dan Etis
Boyband CIX (INSTAGRAM/@CIX.Official)

AKURAT.CO, Boyband asal Korea Selatan, CIX diduga melakukan praktek plagiat dalam suatu produk tertentu. Konsep yang dibuat grup beranggotakan BX, Seunghun, Yonghee, Jinyoung dan Hyunsuk itu pada merchandise-nya diduga mirip anime The Prince of Tennis.

Menanggapi kasus plagiat itu, C9 Entertainment selaku pihak agensi pun akhirnya buka suara. Intinya, mengakui menggunakan konsep klub tenis. 

"Untuk memperingati ulang tahun debut kedua CIX, kami mengambil dan merilis beberapa foto dengan konsep pemain klub tenis," kata C9 Entertainment sebagaimana dilansir dan dikutip dari media Soompi pada Selasa (27/7/2021).

Padahal, ia bilang, akan menjual barang-barang merchandise saat ulang tahun.

"Kami berencana untuk membuat dan menjual barang-barang anniversary menggunakan bagian dari foto itu," ucapnya. 

Namun demikian, semenjak foto-foto itu di rilis kemudian menyebabkan kericuhan. C9 Entertainment menyadari bahwa ada kemiripan dari foto CIX dengan anime tersebut.

"Dalam proses ini, kami telah mengidentifikasi bahwa desain pakaian karakter dari animasi tertentu sangat mirip dengan desain pakaian yang dikenakan anggota dalam foto konsep," tuturnya.

Selain itu, ia mengakui bahwa memang ada konsekuensi terkait permasalahan hukum dan persoalan etis. 

"Dan selain dari masalah hukum, kami sepenuhnya setuju bahwa menjual merchandise dalam situasi ini akan bermasalah secara etis," tuturnya.

Karenanya, C9 Entertainment pilih membatalkan penjualan merchandise edisi anniversary ke-2 CIX.

"Oleh karena itu, kami ingin membatalkan seluruh penjualan barang-barang tersebut. Tidak ada produk yang terjual dan dikirim sejauh ini. Dan kami akan segera mengembalikan semua uang yang sudah membayar," imbuhnya.

Sebagai penutup, pihak agensi berjanji akan lebih berhati-hati dalam membuat konsep agar tidak tersandung isu plagiat lagi.

"Kami akan mencoba untuk lebih berhati-hati dalam setiap aspek di masa depan. Terima kasih," tandasnya.[]