News

Soal Pemindahan Makam di Tengah Jalan, Dinas Bina Marga Jaktim Sanggupi Syarat Ahli Waris


Soal Pemindahan Makam di Tengah Jalan, Dinas Bina Marga Jaktim Sanggupi Syarat Ahli Waris
Terletak di tengah Jalan, Makam Jawara Pisangan Timur, Viral (Dokumen Pribadi)

AKURAT.CO,  Suku Dinas (Sudin) Bina Marga Kecamatan Pulogadung Jakarta Timur menyanggupi permintaan ahli waris soal pemindahan makam jawara betawi, Mardjuki dari pemukiman warga ke tempat pemakaman umum (TPU) Kemiri, Utan Kayu, Jakarta Timur.

Makam Mardjuki yang berusia 80 tahun itu dipindahkan karena berada di tengah jalan. Keberadaan makam di RT 03 RW 04 Pisangan Timur, Pulogadung itu sempat viral di media sosial.

"Beliau ahli waris makam (Mardjuki) bersedia untuk dipindahkan," kata Kepala Satuan Pelaksana (Kasatpel) Sudin Bina Marga Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur, Wawan M saat ditemui di lokasi, Rabu (17/6/2020).

Wawan mengatakan, Nurjanah sebagai cucu Mardjuki telah memberi syarat kepada pemerintah yang hendak memindahkan makam kakeknya. Salah satunya tentang biaya pemindahan makam harus ditanggung pemerintah.

"Iya syarat segala biayanya mau minta bantuan dari pemerintah. Pemindahannya ke TPU Kemiri," kata Wawan.

Kata Wawan, proses pemindahan makam Mardjuki akan dilakukan Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Timur. Dia memastikan, jalan yang rusak imbas pemindahan makam akan diperbaiki Dinas Perhubungan.

"Apabila nanti sudah ada tindak lanjut pemindahan makam sesuai dengan permintaan ahli waris atau keluarga, mungkin kami (Dinas Perhubungan) akan membetulkan jalannya sebagai fungsi jalan," ucapnya.

Sejauh ini lanjut Wawan, pihaknya belum menentukan jadwal pemindahan makam, sebab terdapat tiga makam di lokasi tersebut. Dia menyebut ada satu makam yang belum diketahui ahli warisnya.

Lebih jauh, pemindahan makan tidak bisa dilakukan secara sewenang-wenang. Pasalnya, jalan yang terdapat makam itu merupakan tanah wakaf keluarga Mardjuki.

"Nanti juga kami tetap koordinasi untuk memonitor kapan akan dipindahkan. Pertemuan hari ini sengaja untuk ketemu dengan ahli waris untuk membicarakan langkah ke depan," tuturnya.

Sebelumnya, Nurjanah cucu Mardjuki yang kini menjadi ahali waris makam tersebut mengaku ikhlas kalau pemerintah memindahkan makam kakeknya. Namun, dia meminta makam kakeknya dipindahkan ke TPU Kemiri. Sebab, semua keluarganya yang meninggal banyak yang dimakamkan di sana.i.

"Karena di sana (TMPU Kemiri) juga ada makam keluarga besar," pungkasnya.

Selain itu, Nurjanah meminta pemindahan makan tidak dilakukan secara mendadak. Dia ingin semua keluar Mardjuki menyaksikan pemidahan makam tersebut.

"Semua kita keluarga besar dikumpulin pas waktu pemindahannya nanti. Jadi pas prosesi pemindahannya harus dihadiri semua anggota keluarga," tukasnya.[]