News

Soal Pembentukan Satgas Hepatitis Akut, Kemenkes: Tidak Perlu

kita belum menemukan satu tindakan khusus untuk kasus hepatitis akut


Soal Pembentukan Satgas Hepatitis Akut, Kemenkes: Tidak Perlu
Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tular Vektor dan Zoonotik Kemenkes Siti Nadia Tarmizi (Dokumentasi BNPB)

AKURAT.CO, Sekretaris Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi menilai langkah pemerintah untuk membentuk Satuan Tugas (Satgas) guna mengatasi hepatitis akut dirasa belum perlu. 

Nadia menuturkan, jika penambahan jumlah kasus hepatitis akut yang belum merebak luas seperti Covid-19. 

"Kalau dilihat dari eskalasi masalahnya karena ini berbeda dengan Covid-19 rasanya kita ini tidak perlu membentuk satuan tugas khusus membentuk satgas setelah hampir 3 minggu," kata Nadia dalam sebuah diskusi di Gedung DPR, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, pada Kamis (19/5/2022). 

baca juga:

Nadia menyebut jika jumlah kasus dugaan hepatitis paling banyak didominasi oleh Provinsi DKI Jakarta dengan 7 kasus, diikuti Sumatera Utara 1 Jambi 1 Sumatera Barat 1, Jawa Timur itu ada 2 kasus Bali ada 1 pending klasifikasi dan Kalimantan Timur 1 kasus. 

"Jadi kalau kita lihat ada 7 Provinsi dari 33 Provinsi dan kalau dilihat lebih kecil lagi hanya 8-9 kabupaten atau kota," jelas Nadia. 

Oleh karena itu, Nadia menjelaskan, jika sejauh ini pembentukan satgas dirasa belum perlu lantaran jumlah kasus yang masih sangat terbatas. 

"Jadi kalau untuk pembentukan satgas saya rasa tidak perlu ya karena masih sangat terbatas, dan kita belum menemukan satu tindakan khusus untuk kasus hepatitis akut," pungkasnya. []