News

Soal Korupsi Menteri KKP, Dasco: Jika Ini Masih Dianggap Salah Juga, Saya Minta Maaf Lagi

Soal Korupsi Menteri KKP, Dasco: Jika Ini Masih Dianggap Salah Juga, Saya Minta Maaf Lagi


Soal Korupsi Menteri KKP, Dasco: Jika Ini Masih Dianggap Salah Juga, Saya Minta Maaf Lagi
Wakil Ketua DPR RI sekaligus Ketua Umum harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (26/11/2020). (Oktaviani)

AKURAT.CO, Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad kembali membuat cuitan mengenai pernyataan dirinya yang meminta maaf atas nama Partai Gerindra. 

Dalam cuitan permohonan maaf itu, Sufmi Dasco menyebut bahwa kasus yang menimpa Edhy Prabowo adalah musibah dan sebuah kekhilafan.

"Namanya kejadian yang tidak mengenakkan itu menurut islam agama yang saya anut adalah musibah, kejadian yang menimpa Edhy adalah musibah bagi yang bersangkutan karena kekhilapannya," tulis @Sufmi Dasco di akun Twitter @Don_dasco yang dikutip AKURAT.CO, Sabtu (28/11/2020).

Namun rupanya, permohonan maaf twrkait kasus korupsi kadernya ini mendapat kritik dari sejumlah warganet. 

"Apa yang salah dari ungkapan permohonan maaf saya? Jika ini masih dianggap salah juga, saya minta maaf lagi," ujarnya.

Warganet pun kembali memberikan tanggapan sesuai pendapat mereka mengenai kalimat Sufmi Dasco ini.

"Itu bukan musibah Pak, tetapi masalah perilaku personal yang buruk. Musibah itu peristiwa yang terjadi secara tidak sengaja. Lah ini belanja barang-barang mewah menggunakan uang suap senilai 750jt dengan sengaja kok," kata @dian_umar.

"Kekhilapan itu, ga sampe melakuan hedonisme ke Luar negri segala kali, kalo orang yang mememang karna kesalahan begitu uang masuk rekening juga dah langsung istigfar kali," ujar @DediFauzi4.

"Kejadian yang menimpa tangan kanan Prabowo dan kader utama Gerindra itu sebenarnya mengenakkan seandainya tidak ketahuan dan menjadi tidak mengenakkan karena ketangkep. Bisa jadi kenikmatan sesaat dan sekarang dianggap musibah. Semoga Alloh subhanahu wata'ala mengampuni dosa kita semua...aamiin," kata @dennurdin.

Sebelumnya, Sufmi Dasco mewakili partainya memohon maaf atas kasus korupsi yang dilakukan oleh Edhy Prabowo.

Selain menjabat sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo juga merupakan kader Partai Gerindra.

Dasco Ahmad menyebut bahwa kasus Edhy Prabowo ini adalah musibah serta khilaf. Ia harap partainya dapat mengintropeksi dari kasus yang menimpa Edhy Prabowo.

"Kami mohon maaf kepada semuanya atas musibah yang menimpa kader kami edhy prabowo, ke khilapan dan peristiwa ini untuk menjadi introspeksi internal partai kami Gerindra," tulis Dasco Ahmad di akun Twitter @Don_dasco, yang dikutip AKURAT.CO, Jumat (27 /11/2020).[]