News

Soal Kasus Dugaan Korupsi Pembelian LNG, KPK Bakal Periksa Sejumlah Karyawan Pertamina

Pemeriksaan akan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan pada Jumat (24/6/2022).


Soal Kasus Dugaan Korupsi Pembelian LNG, KPK Bakal Periksa Sejumlah Karyawan Pertamina
Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Bidang Penindakan Ali Fikri di Gedung Merah Putih KPK (AKURAT.CO/Fajar Rizky Ramadhan)

AKURAT.CO, Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan akan memeriksa delapan saksi terkait kasus dugaan korupsi pembelian Liquefied Natural Gas (LNG) pada PT Pertamina (Persero).

Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Bidang Penindakan Ali Fikri mengatakan pemeriksaan akan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan pada Jumat (24/6/2022).

"Hari ini (24/6) pemeriksaan saksi TPK pengadaan LNG Pertamina. 

baca juga:

Pemeriksaan dilakukan di Komisi Pemberantasan Korupsi, Jl. Kuningan Persada Kav-4, Setiabudi, Kuningan, Jakarta Selatan," ujar Ali dalam keterangannya.

Ali mengungkapkan kedelapan saksi tersebut yakni Karyawan Pertamina Heri Haryanto, Agus Sugiarso, dan Dian Mardiana. Kemudian Karyawan Eni Muara Bakau Anita dan Derry Sylvan.

Lanjut Ali, Pensiunan Pertamina Mohammad Taufik Afianto dan Nusatyo Argo serta Senior Analyst Fraud Prevention & Digital Forensic PT. Pertamina (Persero) Nanung Karnasi Wibowo.

Ali tidak menjelaskan pendalaman apa saja yang akan dilakukan tim penyidik terhadap para saksi. Namun diyakini pemeriksaan dilakukan untuk menggali informasi serta melengkapi berkas bukti perkara tersebut.

Sebelumnya KPK membenarkan bahwa saat ini kasus dugaan korupsi pembelian Liquefied Natural Gas (LNG) pada PT Pertamina (Persero) telah naik ke tahap penyidikan.

"Benar (penyidikan), memang berdasarkan pengumpulan serangkaian kegiatan, pengumpulan bahan keterangan kemudian kami melakukan proses penyelidikan dan ditemukan peristiwa pidana korupsi sehingga kami menaikan ke tahap penyidikan yaitu atas dugaan korupsi terkait dengan pegadaan liquid atau gas atau LNG PT Pertamina tahun 2011-2021," ucap Ali kepada wartawan, Kamis (23/6/2022).