News

Soal Jokowi Jadi Cawapres, Masinton: Malapetaka Demokrasi!

Soal Jokowi Jadi Cawapres, Masinton: Malapetaka Demokrasi!
Masinton Pasaribu - Anggota Pansus Hak Angket KPK (Sopian)

AKURAT.CO, Anggota DPR Fraksi PDI-Perjuangan (PDIP) Masinton Pasaribu mengingatkan Presiden Joko Widodo (Jokowi), untuk tidak kembali maju dalam Pemilu 2024 mendatang sebagai calon wakil presiden (cawapres). 

Menurutnya, hal itu menjadi sangat berbahaya bagi kehidupan berdemokrasi bangsa ini. Apalagi sampai mencederai kontestasi elektoral itu. 

"Tokoh yang sudah pernah menjabat Presiden RI selama 2 periode kemudian diajak kembali untuk jabatan Wakil Presiden. Itu berarti MALAPETAKA DEMOKRASI !!. #neosuharto," tulis Masinton dalam akun twitter pribadinya @Masinton, pada Sabtu (1/10/2022). 

baca juga:

Diketahui sebelumnya, Masinton sempat meminta Presiden Jokowi tidak menggubris ajakan untuk maju menjadi cawapres mendampingi Prabowo Subianto di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. 

"Ya jangan lah, Pak Jokowi jangan mau jadi wapres lah, jadi dagelan gitu loh," ucap Masinton saat ditemui di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (29/9/2022).

Sebelumnya, Sekretariat Bersama atau Sekber Prabowo-Jokowi 2024-2029 mengajukan gugatan judicial review atas Pasal 169 huruf n UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu ke Mahkamah Konstitusi atau MK.   

Ini adalah kelompok yang mendorong agar Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Joko Widodo atau Jokowi maju sebaga pasangan calon presiden dan calon wakil presiden pada Pemilu Serentak 2024.

"Menerima dan mengabulkan permohonan pengujian Undang-Undang yang diajukan pemohon untuk seluruhnya," demikian bunyi salah satu petitum dalam berkas gugatan yang diteken Ketua Koordinator Sekber Prabowo-Jokowi 2024-2029 Ghea Giasty Italiane. Berkas diterima MK pada 19 September.[]