News

Soal Jokowi Beri Sinyal Endorsement 2024, PPP: Prabowo Salah Satunya tapi Bukan Satu-satunya

Arsul Sani mengaku memahami muncul penilaian masyarakat bahwa Jokowi mulai memberikan sinyal mendukung terhadap para calon potensial Capres-Cawapres 2024.


Soal Jokowi Beri Sinyal Endorsement 2024, PPP: Prabowo Salah Satunya tapi Bukan Satu-satunya
Anggota Komisi III DPR RI F-PPP Arsul Sani saat menjadi pembicara dalam diskusi Dialektika Demokrasi di Media Center, Nusantara III, Kompleks Parlemen MPR/DPR-DPD, Senayan, Jakarta, Rabu (20/7/2022). (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO Wakil Ketua Umum PPP Arsul Sani mengaku dirinya memahami apabila muncul penilaian di masyarakat bahwa Presiden Jokowi mulai memberikan sinyal mendukung (endorsement) terhadap para calon potensial menjadi Capres atau Cawapres 2024, khususnya mereka yang berada di dalam kabinet.

Akan tetapi, kata Arsul, Jokowi tidak hanya menggantungkan dukungan itu kepada satu nama berdasarkan dari apa yang ditunjukkan.

Arsul melihat saat ini berkembang pendapat bahwa Jokowi memberikan dukungan kepada Menteri Pertahanan Prabowo Subianto terkait Pilpres 2024.

baca juga:

Menurut Arsul, anggapan itu merupakan hal biasa. Namun, yang perlu dipahami juga bahwa tidak cuma Prabowo.

"Kita lihat lah ya kalau sekarang kemudian di media berkembang pendapat bahwa Pak Jokowi meng-endorse Pak Prabowo ya itu wajar," kata Arsul dikutip Jumat (5/8/2022).

"Karena saya kira Pak Prabowo yang kami lihat itu juga terlihat dalam sejumlah kegiatan bersama Pak Jokowi dan itu secara implisit sebetulnya menunjukkan endorsement. Tapi kan bukan hanya Pak Prabowo saja kalau kita lihat, ada juga sosok-sosok yang lain," sambung dia.

Wakil Ketua MPR RI itu menyebut, sinyal-sinyal dukungan dari Presiden mulai muncul saat Jokowi menugaskan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno untuk menerima secara langsung kedatangan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese di Jakarta.

"Nah itu sebetulnya tanda-tanda zaman lah. Kalau buat saya itu beliau memberikan endorsement kepada sosok di kabinet yang memang oleh publik atau parpol itu disebut-sebut namanya sebagai Capres atau Cawapres potensial," kata Arsul.

"Jadi yang mau saya bilang, itu Pak Prabowo termasuk salah satu, tapi memang yang saya lihat bukan satu-satunya," sambung Arsul.

Sinyal dukungan itu, menurut penilaian Arsul, tidak semata dilakukan Jokowi kepada para calon potensial di kabinet.

Hal serupa juga dilakukan Jokowi kepada calon potensial yang berada di luar kabinet. Misalkan saja seperti saat Jokowi menemui para relawan, di mana di pertemuan tersebut juga hadir Ganjar Pranowo.

"Kemudian di luar kabinet kan dari apa yang pernah disampaikan Pak Jokowi meskipun beliau menyampaikan ojo kesusu kan tapi dari bahasa tubuh ada juga. Seperti katakanlah Pak Ganjar. itu kami baca sebagai sebuah endorsement juga," tukas dia. 

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin berkeyakinan bahwa Presiden Joko Widodo atau Jokowi bakal memberikan restu kepada tokoh-tokoh yang hendak mencalonkan diri sebagai Presiden di Pilpres 2024.

Bukan hanya restu untuk calon Presiden, Muhaimin optimis bahwa restu juga akan diberikan kepada calon Wakil Presiden. Dengan kata lain, ia berkeyakinan Jokowi mendukung setiap pasangan calon yang maju.

"Pak Jokowi pasti mendukung semua calon," kata Muhaimin dalam keterangannya dikutip Kamis (4/8/2022).

Menurut Wakil Ketua DPR RI ini, sudah menjadi wajar dan keharusan apabila Jokowi sebagai Presiden dapat merestui para calon pengganti dirinya untuk memimpin Indonesia kelak.

"Presiden memang harus merestui semuanya," kata Muhaimin. []