News

Soal Investasi Miras, Jimly Asshiddiqie: Dampaknya Sangat Merusak!

Jimly menyebut bahwa pemerintah lebih baik membatalkan investasi miras tersebut.


Soal Investasi Miras, Jimly Asshiddiqie: Dampaknya Sangat Merusak!
Petugas memusnahan barang bukti berupa minuman keras dan rokok ilegal di Kantor Bea Cukai, Jakarta, Kamis, (19/12/2019). Bea Cukai Jakarta melakukan pemusnahan 2.777.114 batang rokok dan 14.719 botol minuman keras ilegal berbagai merek senilai Rp6.462.090.500. Kerugian negara ditaksir mencapai Rp5.524.632.922 yang seluruhnya telah ditetapkan sebagai barang milik negara.

AKURAT.CO, Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Jimly Asshiddiqie merespon kebijakan pemerintah untuk industri minuman keras yang belakangan menuai polemik.

Jimly menyebut bahwa pemerintah lebih baik membatalkan investasi miras tersebut.

"Rencana Pemerintah meliberalisasi industri miras sebaiknya dibatalkan," tulis Jimly di akun Twitter @JimlyAs yang dikutip AKURAT.CO pada Senin (1/3/2021).

baca juga:

Menurutnya, ada dampak ketika pemerintah benar-benar menginvestasi miras. Ia mengatakan salah satunya dapat menjauhkan rakyat dari pemerintah.

"Dampaknya sangat merusak dan tambah menjauhkan rakyat dari pemerintah yang sudah dinilai makin tidak mau mendengar. ICMI dan ormas-ormas keagamaan pasti resisten," kata dia.

"Janganlah semua urusan diabdikan untuk investasi eknomi, mari kita bangun bangsa secara utuh," sambungnya.

Sebagaimana diketahui, Presiden Jokowi mengeluarkan perpres terkait investasi miras di Bali, NTT, Sulut, hingga Papua.

Sebelumnya, Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR RI), Hidayat Nur Wahid meminta Presiden RI Joko Widodo untuk cabut Perpres terkait investasi miras.

Dalam aturan turunan UU Cipta Kerja yaitu Perpres Nomor 10 Tahun 2021 tentang Bidang Usaha Penanaman Modal, Pemerintah membuka peluang investasi industri minuman keras (miras) di Indonesia. Hal ini menurutnya sangat bermasalah.

Ratu Amanda Distania

https://akurat.co

0 Comments

Leave a comment

Sorry, you mush first