News

Soal Formula E, Politisi PSI: Pak Gubernur Jangan Libatkan Pak Presiden

Anggara Wicitra Sastroamidjojo menyorot upaya Gubernur DKI Anies Baswedan melobi Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk memuluskan gelaran Formula E.


Soal Formula E, Politisi PSI: Pak Gubernur Jangan Libatkan Pak Presiden
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menginggalkan gedung KPK usai menjalani pemeriksaan terkait korupsi lahan di Jakarta, Selasa (21/9/2021). (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO, Wakil Ketua Komisi E DPRD DKI Anggara Wicitra Sastroamidjojo menyorot upaya Gubernur DKI Anies Baswedan melobi Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk memuluskan gelaran Formula E.

Anggara menilai upaya Anies justru berdampak negatif kepada Jokowi. Sebab, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kini tengah menyelidiku dugaan korupsi pada penyelenggaraan event internasional itu.

"Ya kalau itu sih membawa masalah ke Pak Presiden. Karena ini kan banyak hal yang belum jelas," katanya, Jumat (26/11/2021). 

Dia mengatakan, lebih baik Anies memenuhi panggilan para pengusung hak interpelasi di DPRD DKI Jakarta sebelum mendatangi Presiden Jokowi. Hal ini untuk memuluskan niatnya menggelar Formula E.

"Lebih baik Pak Anies sebelum ketemu Pak Presiden di Istana, lebih baik datang saja dulu ke DPRD memenuhi undangan kami. Kami mau bertanya. Lewat interpelasi itu," katanya. 

Dia mengatakan, sejak awal direncanakan, balapan mobil listrik itu telah menjadi tanggung jawab Pemprov DKI Jakarta. Atas dasar ini, dia tidak ingin Presiden dilibatkan dalam setiap prosesnya.

"Ya kalau saya pokoknya menganggap Pak Gubernur jangan libatkan Pak Presiden karena kan ini hajatannya dari awal sudah jadi tanggung jawab Pemprov," katanya.

Sebelumnya, Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) yang juga Ketua MPR Bambang Soesatyo menyatakan, IMI dan panitia Formula E bakal meminta arahan Presiden Jokowi terkait lokasi penyelenggaraan Formula E. Di beberapa negara penyelenggara Formula E, balapan mobil listrik biasanya diselenggarakan di ikon-ikon kota. Namun di Jakarta, lokasinya akan dipilih dari lima titik yang direncanakan. 

"Kita minta arahan Presiden tentang lokasi atau tempat yang bisa kita lakukan untuk Formula E ini. Kalau di beberapa negara, tempat yang terpilih adalah tempat yang ikonik. Saya nggak tau nanti Alberto (pihak Formula E) dan presiden setelah bertemu tentu saja nanti kita tunggu arahan beliau (Presiden)," katanya dalam konferensi pers Rabu malam (24/11/2021).[]