News

Soal Bahasa Sunda, Begini Sindiran Menohok Ridwan Kamil ke Arteria Dahlan

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil memberikan sindiran menohok untuk Arteria Dahlan.


Soal Bahasa Sunda, Begini Sindiran Menohok Ridwan Kamil ke Arteria Dahlan
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (Dok. Akurat.co)

AKURAT.CO, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (RK) atau yang biasa disapa dengan sebutan Kang Emil mengunggah sebuah postingan video jenaka yang mempertontonkan Politikus PDI-Perjuangan, Arteria Dahlan sedang mengucapkan kata 'ujug-ujug' dalam sesi rapat di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta.

Dilansir dari situs kamuslengkap.com, Ujug-ujug sendiri berasal dari bahasa Sunda yang berarti (tiba-tiba atau sekonyong-konyong). Hal ini menegaskan bahwa setidaknya Arteria pernah berbicara dalam bahasa daerah (Sunda) di depan khalayak.

Dalam video itu, tidak hanya Arteria yang ditampilkan melainkan ada potongan video Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat memberikan pidato berbahasa Sunda usai menerima penghargaan Pini Sepuh di Bandung 2018 lalu. Serta video RK usai memberikan sambutan pada Peringatan 60 Tahun Konferensi Asia Afrika (KAA) tahun 2015 di Bandung.

baca juga:

"Bang Arteria Dahlan YTH, Ijin bertanya. Kenapa pidato di forum resmi ini ujug-ujug alias tiba-tiba abang juga menggunakan idiom bahasa Sunda, yaitu "ujug-ujug". Katanya ga boleh?," sindir RK lewat akun Instagramnya @ridwankamil.

Bukan hanya Jokowi yang menggunakan bahasa daerah ketika forum resmi, pernah juga Presiden RI pertama Ir. Soekarno. Bahkan hal ini yang mendasari RK menggunakan kata 'hatur nuhun' di Forum Kepala Negara di peringatan KAA 2015

Tidak lupa, RK memberikan tagar #janganlupabahagia dan #bahasasunda dalam postingannya. Diduga hal itu untuk menyindir kejadian yang dilakukan Arteria hingga menghebohkan jagad dunia maya saat ini. 

Sebelumnya, Arteria meluapkan kemarahan karena ada Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) yang berkomunikasi menggunakan bahasa Sunda ketika rapat dengan Komisi III DPR.

Arteria selaku anggota Komisi III DPR, bahkan meminta Jaksa Agung ST Burhanuddin mencopot Kajati yang berbicara dengan bahasa Sunda tersebut

"Ada kritik sedikit, Pak JA (Jaksa Agung), ada Kajati Pak, yang dalam raker itu ngomong pakai bahasa Sunda, ganti Pak itu," ucap Arteria dalam rapat yang berlangsung di Ruang Komisi III, DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (17/1/2022) lalu.[]