Tech

SMI Tingkatkan Tren Digitalisasi Saat Masa Pendemi

Kejahatan siber semakin meningkat dan mengancam alat yang digunakan di lingkungan kerja


SMI Tingkatkan Tren Digitalisasi Saat Masa Pendemi
Ilustrasi Transformasi Digital (ISTIMEWA)

AKURAT.CO Pandemi Covid-19 telah meningkatkan percepatan tren digitalisasi di berbagai sektor perekonomian termasuk dalam kegiatan operasional perusahaan-perusahaan. Salah satunya adalah dengan beralihnya sistem kerja perusahaan ke hybrid workforce atau pekerjaan jarak jauh.

Meningkatnya tren digitalisasi dalam kegiatan operasional, khususnya adopsi teknologi digital dalam pola kerja juga akan berpengaruh pada meningkatnya risiko keamanan siber perusahaan. 

Berangkat dari itu, PT Synnex Metrodata Indonesia (SMI), salah satu entitas anak Metrodata Group yang berfokus di bidang Distribusi Teknologi, Informasi dan Komunikasi memperkenalkan rangkaian inovasi sistem keamanan siber yang dapat membantu meningkatkan keamanan data dan informasi pada perusahaan. 

Melalui acara ‘HYBRID WORKFORCE: Stay Secure While Working Remotely and Within Office Environment’ SMI memperkenalkan berbagai inovasi dan teknologi seperti Cisco Umbrella dan Cisco Duo serta EC-Council Measurable Security Awareness Program yang merupakan teknologi sistem dan pelatihan keamanan siber terkini dalam menghadapi era pandemi saat ini.

Seperti kita ketahui, kejahatan siber semakin meningkat dan mengancam alat yang digunakan di lingkungan kerja seperti aplikasi video conference, conference call, dan virtual transfer. Risiko bagi bisnis terhadap ancaman ini diperparah oleh celah keamanan yang tidak disadari oleh para pekerja karena harus bekerja secara jarak jauh.

Dengan keadaan seperti ini semakin banyak ancaman keamanan pada data dan informasi perusahaan, sehingga perusahaan dan tim Teknologi Informasi perlu bekerja lebih keras untuk merespon dengan cepat terhadap ancaman lanjutan saat ini.

Director, PT Synnex Metrodata Indonesia, Lie Heng mengatakan, bahwa era seperti pandemi ini masyarakat dituntut untuk bisa bekerja di mana saja. Sehingga, attack surface menjadi semakin besar. 

"Dahulu hanya di kantor saja yang perlu kita amankan, kalau sekarang kita seolah memilki kantor-kantor kecil sebanyak karyawan kita yang sedang Work From Home," ujar Lie lewat keterangan tertulis yang diterima Akurat.co.

Lie juga menjelaskan, SMI bersama dengan Cisco dan EC-Council kini telah menghadirkan topik tren teknologi baru. Tren tersebut, lanjut Lie, dinamakan Secure Access Service Edge dan perspektif penting dari sisi keamanan siber guna menghadapi era digital transformation.